HeadlineKabar Politik

Elite PDIP: Oligarki Mau Pisahkan Jokowi dan Megawati

Loading

Politikus PDIP menduga oligarki ingin pisahkan Jokowi dan Megawati. Keinginan pisahkan Jokowi dan Megawati itu oleh oligarki di lingkar kekuasaan.

Akurasi.id, Jakarta — Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu menyinggung kehadiran kelompok oligarki sebagai pihak-pihak yang ingin merenggangkan hubungan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri¬†dan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurutnya, kelompok oligarki ini berada di dalam lingkaran kekuasaan Jokowi.

“[Ada] segelintir kelompok kepentingan politik-ekonomi (oligarki kapital) di dalam lingkar kekuasaan,” ujar Masinton saat CNNIndonesia.com menghubungi, Jumat (3/1).

Jasa SMK3 dan ISO

Lebih jauh, Masinton menyebut pihak-pihak ini ingin memisahkan relasi Megawati dan Jokowi sebab ingin mengeruk sumber daya Indonesia untuk kepentingan pribadi.

Terlebih, menurutnya, mereka juga berusaha mendompleng dan mendikte arah pemerintahan Presiden Jokowi.

“[Mereka] ingin leluasa mengeruk sumber daya kekayaan alam Indonesia dengan mendompleng dan mendikte kebijakan negara melalui pemerintah,” papar anggota Komisi III DPR itu.

Meski demikian ia menyebut internal partainya masih solid dan tak terdapat konflik sama sekali.

“Internal partai sangat solid dan gak ada konflik,” tegasnya.

Baca Juga  Kebangkitan ASEAN Menjadi Keunggulan Ekonomi: Yang Perlu Anda Ketahui

Sudah Sejak Lama dan Ingin Ulang Lagi

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto menduga ada upaya menjauhkan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo.

Menurut dia, upaya tersebut sudah terjadi sejak lama dan tengah mengulang lagi saat ini.

“Ini kan ada indikasi, saya tidak mau mengatakan fakta ini, ada indikasi kuat menjauhkan hubungan antara Pak Jokowi dengan Ibu [Megawati]. Itu sudah terjadi sejak lama,” kata pria yang sapaan akrabnya Pacul itu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5).

Sebab diketahu Megawati dan Puan Maharani tidak hadir dalam acara pernikahan, baik akad nikah maupun resepsi Ketua Mahkamah Konstitusi Usman Anwar dan adik Jokowi, Idayati. Namun dia tidak mengetahui apakah keduanya mendapatkan undangan.

Terlebih belakangan, Jokowi seakan-akan memberi kode dukungan untuk Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com
Editor: Redaksi Akurasi.id

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button