Kabar Politik

Reses di Air Putih, Nidya Listiyono Bicara Banjir, Kelistrikan hingga Pembangunan Drainase

Reses di Air Putih, Nidya Listiyono Bicara Banjir, Kelistrikan hingga Pembangunan Drainase
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono saat melaksanakan reses kedewanan di Air Putih, Samarinda, Rabu (7/7/2021). (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Reses di Air Putih, Nidya Listiyono Bicara Banjir, Kelistrikan hingga Pembangunan Drainase. Persoalan banjir menjadi salah satu fokus yang ingin coba diurai Tyo lewet kewenangan yang ada dimilikinya sebagai wakil rakyat di DPRD Kaltim.

Akurasi.id, Samarinda – Anggota Komisi II DPRD Kaltim Nidya Listiyono melaksanakan kegiatan reses untuk menyerap aspirasi warga di Jalan Antasari, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (7/7/2021) malam. Satu di antaranya Nidya Listiyono bicara banjir menahun Samarinda.

Dalam kegiatan tersebut, banyak hal yang disampaikan warga kepada Nidya Listiyono sebagai wakil rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda. Diantaranya masalah banjir yang menjadi momok warga Air Putih selama ini. Mewakili warga setempat, Ketua RT 46 Robby Fahruddin mengatakan, banjir merupakan masalah paling urgent yang dihadapi masyarakat.

Ketiadaan drainase yang baik disinyalir menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah itu. Dari total enam blok yang berada di Gang 8, Jalan Antasari, hanya dua blok saja yang memiliki drainase. Sehingga drainase yang tersedia dianggap tidak mampu menampung aliran air terlebih bila curah hujan tinggi.

Perihal ini pun sudah pernah diajukan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sejak dua tahun lalu. Akan tetapi hingga kini belum ada realisasi dari pemerintah. “Insyaallah Pak Nidya Listiyono akan mengusulkan ke pemerintah kota untuk segera dibangunkan drainase,” ucapnya.

Selain masalah drainase, Robby juga menyampaikan persoalan terkait peningkatan akses jalan atau semenisasi di wilayah tersebut. Menurutnya, penyebab lain banjir di kawasan itu lantaran jalan raya lebih tinggi dibanding jalan perkampungan. Ia menyampaikan permintaan agar dilakukan pengecoran atau semenisasi terhadap akses jalan perkampungan.

“Khususnya di Gang 8 lurus lalu blok A sampai blok E, sama sekali belum ada pengecoran. Meskipun sudah mengusulkan tapi sampai sekarang belum terealisasi,” ujarnya.

Menanggapi permintaan masyarakat, Nidya Listiyono mengaku segera membantu penyelesaian atas aspirasi masyarakat. Termasuk masalah PLN yang dikeluhkan warga setempat, akan segera dia hubungi pihak PLN. “Pokoknya langsung kami eksekusi,” tegasnya.

Baca Juga  PKB Targetkan 100 Kursi DPR RI di Pemilu 2024, Jazilul: PKB Kaltim Wajib Kirim Utusan

Sementara terkait usulan infrastruktur yang telah disampaikan masyarakat, dikatakannya, akan segera dia masukkan dalam rekomendasi pembangunan yang akan ia sampaikan di DPRD maupun Pemprov Kaltim. “Masukkan warga terkait drainase ini perlu didengar. Apalagi ini menjadi salah satu penyebab banjir di Jalan Antasari. Pemkot seharusnya bisa bergerak cepat,” imbuhnya.

Sebagai wakil rakyat di DPRD Kaltim, ia pun akan mendukung pembangunan di Samarinda sebagai daerah yang dia wakili di legislatif. Apalagi dalam upaya penanganan banjir. Sedangkan terkait permintaan warga untuk dibuatkan Pos Kamling, Tyo menyampaikan, akan membantu dengan uang pribadinya. “Bisa saja nanti saya sumbang,” tutupnya. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks