Kabar Politik

Komisi III Kawal Program Kotaku Kampung Selambai

Komisi III Kawal Program Kotaku Kampung Selambai
Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Komisi III kawal Program Kotaku Kampung Selambai. Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) disebut menunggu kelanjutan proyek. Tinggal pemerintah daerah yang menjemput anggaran tersebut.

Akurasi.id, Bontang – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Bontang melanjutkan tahap kedua yakni jembatan beton yang panjangnya kurang lebih 400 meter, bedah rumah, pujasera yang ditata rapi dan mempunyai fasilitas taman baca serta tempat bermain anak, dan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL).

Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Faisal mengatakan pada tahap kedua ini dia akan menanyakan progresnya kepada dinas terkait. Karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) menunggu kelanjutan proyek tersebut. Tinggal pemerintah daerah yang menjemput anggaran tersebut.

“Kan ada beberapa yang tidak didanai oleh pusat, tetapi daerah harus menganggarkan, dengan masukkan anggaran 2022. Dan Alhamdulillah dari beberapa dinas sudah memasukkan anggaran itu, informasinya Wali Kota sudah menandatangani permohonan ini,” ucap Faisal saat ditemui di ruangannya, Selasa, (27/7/2021).

Dengan begitu, wakil rakyat yang bermukim di daerah Kampung Selambai itu meminta kepada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Bontang selaku koordinator pembangunan untuk lebih kreatif mengajak OPD lain.

“Dengan begitu, setelah ditandatangani, dikomunikasikan, setelah ada petunjuk, ayo bersama ke kementerian untuk mengawal anggaran ini,” ucapnya.

Sementara itu, untuk target untuk ke kementerian seharusnya di Juli ini, tetapi terhalang karena pandemi di Kota Taman meningkat. Setidaknya dia tidak ingin anggaran tersebut hilang.

Baca Juga  Maksimalkan Keamanan dan Kenyamanan di Pasar, Anggota Dewan Minta Sediakan Pengawas

“Artinya tidak harus selesai di akhir tahun, setidaknya anggaran tersebut tidak lepas, jadi akan kami kawal terus,” harapnya.

Di lain kesempatan, Lurah Loktuan Muhammad Taqwin menyebutkan Program Kotaku saat ini masih dalam tahap proses, dia berharap agar segera terealisasi sehingga masyarakat Kelurahan Loktuan khususnya di daerah Kampung Selambai semakin baik ke depan.

“Dengan begitu Kampung Selambai akan semakin baik, tertib, rapi  dan menjadi kawasan pesisir religi. Terlebih ada mesjid terapung yang semoga bisa selesai di akhir tahun sehingga sudah bisa digunakan. Karena mesjid terapung di Kaltim baru di Bontang jika itu jadi,” ucapnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks