Kabar Politik

Sengketa Lahan Areal Penggunaan Lain di Jalan PT Badak, DPRD Minta Pemkot Berikan Peluang Masyarakat

Sengketa Lahan Areal Penggunaan Lain di Jalan PT Badak, DPRD Minta Pemkot Berikan Peluang Masyarakat
Komisi III DRPD Bontang menggelar RDP terkait sengketa lahan di KM 08 Jalan PT Badak Kampung Tanjung Laut. (Rezki Jaya/Akurasi.id).

Sengketa lahan Areal Penggunaan Lain di Jalan PT Badak, DPRD minta Pemkot beri peluang masyarakat. Masyarakat sekitar manfaatkan lahan untuk berkebun.

Akurasi.id, Bontang – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Bontang menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ketua RT 01 Kanaan terkait sengketa lahan di KM 08 Jalan PT Badak Kampung Tanjung Laut, Senin (19/4/2021).

Rapat digelar di gedung sekretariat DPRD Bontang dan diikuti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bontang, Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kota Bontang, Camat Bontang Barat serta Lurah Kanaan.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina dalam rapat menyebutkan Pemerintah Kota (Pemkot) harus memberikan peluang kepada masyarakat dan segera ada keputusan yang diambil.

Amir menegaskan jika memang tanah tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bercocok tanam maka masyarakat bisa diberikan kesempatan.

“Kemudian adanya tumpang tindih kepada kelompok-kelompok tani yang ada di sana, lembaga organisasi masyarakat ini saling klaim. Kami khawatirkan jangan sampai ada konflik fisik di lapangan,” ucap Amir.

Sengketa Lahan Areal Penggunaan Lain di Jalan PT Badak, DPRD Minta Pemkot Berikan Peluang Masyarakat
Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina. (Rezki Jaya/Akurasi.id).

Amir melanjutkan, bahwa dari pihak Kelurahan Kanaan dan Dinas Perkim Bontang sempat menyebutkan bahwa lahan tersebut masuk dalam Areal Penggunaan Lain (APL). Dan lahan tersebut yang diributkan masyarakat setempat.

Baca Juga  Andi Faizal Apresiasi Mapala Stitek Gelar Turnamen PES dan Mobile Legend, Tingkatkan Prestasi E-sport Bontang

“Hanya butuh ketegasan saja bahwa lahan tersebut memang sudah dibebaskan, ada perencanaan APL ini yang tidak pernah kunjung bahwa lahan tersebut masuk di lahan APL,” beber Amir.

Dia berharap agar masyarakat dapat diberikan kesempatan untuk menggarap lahan APL itu, karena masyarakat sekitar ingin hidup bercocok tanam.

“Itu yang harus kita sikapi. Setiap ada pengaduan dari masyarakat, tentu kita harus tindaklanjuti, ini tidak bisa didiamkan walaupun dalam rapat ada yang tidak hadir,” ucapnya.

Baca Juga  Perusahaan di Bontang Diwanti-Wanti Bayar THR Karyawan, Andi Faiz: Lapor ke Kami Jika Ada Masalah

Pihaknya juga memohon kepada dinas terkait agar pemerintah bisa menyelesaikan atau memediasi dengan baik.

“Sementara untuk keputusan RDP pada hari ini, saya tekankan selaku pimpinan rapat untuk ada tindak lanjut ketika ada kesepakatan antara kami dari DPRD, OPD dan pemilik surat dan yang menduduki lahan tersebut,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya 

Editor: Rachman Wahid

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks