Lifestyle

Beragam Jenis Jahe di Indonesia, Ini Perbedaannya

Beragam Jenis Jahe di Indonesia, Ini Perbedaannya
Beragam Jenis Jahe (Ilustrasi)

Ada tiga jenis jahe yang umum dikonsumsi sebagai campuran makanan atau minuman di Indonesia yakni jahe putih, jahe putih kecil, dan jahe merah. Jadi, apa Bedanya?

Akurasi.id, Bontang – Jahe sering digunakan untuk membuat minuman dan makanan khas Indonesia. Belakangan karena pandemi covid-19, jahe juga menjadi empon-empon yang banyak dikonsumsi.

Dilansir Kompas.com, ada tiga jenis jahe yang umum dikonsumsi sebagai campuran makanan atau minuman di Indonesia yakni jahe putih, jahe putih kecil, dan jahe merah. Buku Sehat dengan Rempah dan Bumbu Dapur (2016), karya penulis Made Astawan yang diterbitkan oleh Penerbit Buku Kompas menjelaskan perbedaan dari jahe merah, putih, dan emprit, sebagai berikut:

  1. Jahe merah

Disebut jahe merah karena warna rimpangnya berwarna jingga muda hingga berwarna merah. Jahe ini memiliki serat yang kasar, aromanya sangat tajam, dan rasanya sangat pedas. Jahe merah biasanya dipanen tua dan digunakan sebagai komponen obat-obatan dan jamu. Seringkali jahe merah diambil oleoresin dan minyak atsirinya sebagai bahan pengobatan.

  1. Jahe putih atau jahe gajah

Jahe ini juga disebut dengan nama jahe kuning besar, jahe gajah, jahe badak atau jahe kombongan. Jahe jenis ini memiliki rimpang yang besar dan gemuk, potongan melintang berwarna putih kekuningan, berserat sedikit dan lembut.

Jahe gajah biasanya dikonsumsi saat masih muda atau setelah aroma kurangnya tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini banyak dikonsumsi selagi segar atau diolah untuk bumbu masak.

  1. Jahe putih kecil atau jahe emprit

Nama lain dari jahe jenis ini adalah jahe sunti atau jahe emprit. Jahe ini memiliki potongan melintang berwarna putih kekuningan, berbentuk agak pipih, berserat lembut, dengan aroma yang agak tajam, dan rasa yang pedas.

Umumnya jahe putih kecil dipanen dalam keadaan tua. Jenis jahe ini memiliki rasa lebih pedas dibandingkan jahe gajah. Alasannya karena jahe putih kecil memiliki kandungan minyak atsiri yang lebih banyak daripada jahe gajah. (*)

Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks