Pariwara

Diawasi Hingga ke Toilet, BKPSDM Bontang Gelar Tes Narkoba Ketat

BKPSDM Bontang memastikan gelaran tes narkoba tahun ini berlangsung ketat namun tertib. Terobosan-terobosan yang BKPSDM Bontang buat diklaim mempersingkat waktu pelaksanaan tes TKD perorangnya.

Akurasi.id, Bontang – Kerap terdengarnya kasus penyalahgunaan narkoba di lingkup pegawai Non-ASN atau TKD (Tenaga Kontrak Daerah) Kota Bontang. Membuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang mengambil langkah preventif atau pencegahan dini.

Langkah yang diambil yakni dengan menggelar serangkaian tes juga screening. Untuk memperoleh Surat Keterangan Bebas Narkoba. Berlangsung pada 3 hingga 5 Januari2023 mendatang.

Dengan menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polres Kota Bontang. Tes ini bertujuan untuk memastikan TKD Kota Bontang bebas dari narkoba.

Selain itu, surat keterangan tersebut merupakan bagian dari persyaratan evaluasi perpanjangan kontrak TKD yang pada akhir Tahun 2022 lalu telah habis masa berlakunya dan perlu diperpanjang di tahun 2023 ini.

Baca Juga  Safari Ramadan di Masjid Al Taqwa, Badak LNG Sumbang Rp 20 Juta

Bertempat di dua gedung milik pemerintah Kota Bontang. Pelaksanaan Tes Narkoba berjalan tertib dengan tetap menjunjung tinggi prosedur ketat. Sebut saja tes narkoba yang digelar di Auditorium 3 Dimensi, selain terlebih dahulu “menyapa” TKD dengan proses screening yang cermat.

Berulangkali terlihat petugas BNN Kota Bontang mengecek secara langsung proses pengambilan urine oleh TKD hingga ke depan pintu toilet. Untuk memastikan tidak ada aksi ilegal yang terjadi.

Walau berlangsung ketat, TKD yang ikut dalam tes terlihat nyaman menjalani rangkaian tahapan. Karena prosesnya berlangsung dengan sangat tertib. Pun demikian, tes bebas narkoba yang berjalan di Aula Dispopar dengan pihak Polres Kota Bontang sebagai penanggungjawabnya. Tampak sekali suasana tertib tergambar dalam seluruh tahapan pelaksanaannya.

Beberapa Terobosan Bantu Efisiensi Tes Narkoba

Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto menegaskan, bahwa Tes Narkoba pada tahun ini dipastikan lebih tertib karena adanya beberapa terobosan yang dilakukan pihaknya selaku fasilitator kegiatan.

Terobosan tersebut di antaranya adalah membuatkan jadwal tes per OPD. Penyampaian softcopy formulir screening ke tiap OPD untuk diisi oleh TKD sebelum pelaksanaan tes. Kemudian, fasilitasi pengambilan hasil tes oleh Kasubag Umum Kepegawaian di tiap OPD.

Terobosan-terobosan tersebut diklaim Sudi, mempersingkat waktu pelaksanaan tes TKD perorangnya. Sehingga, meminimalisir terjadinya penumpukan di lokasi tes.

Jumlah TKD yang melakukan test dengan lokasi Aditorium 3D berjumlah 1.117 orang yang berasal dari 16 perangkat daerah. Sedangkan yang berlokasi di Aula Dispopar berjumlah 1.116 orang yang berasal dari 15 perangkat daerah.

“Prinsipnya TKD nyaman, dan penyelenggara (BNN/Polres) juga nyaman” ujar Sudi.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlinawaty menekankan, bahwa pelaksanaan tes narkoba ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Bontang dalam upaya memerangi narkoba.

Sekedar diketahui, pihaknya sedemikian gerah atas sejumlah kasus narkoba yang pernah membelit korps abdi praja. Karena itulah, menurut Wanita yang akrab dengan panggilan Iin ini, upaya penanggulangan penyalahgunaan narkoba harus dipertajam dengan upaya pencegahan.

“Tidak cukup hanya dengan memerangi, sudah saatnya Kita juga memikirkan upaya pencegahan. Salah satunya dengan Tes Narkoba ini!” tegasnya singkat. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

Print Friendly, PDF & Email

Baca Juga  Pupuk Kaltim Bangun Sarana Belajar LPK Binaan untuk Dukung Peningkatan SDM Lokal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button