Pariwara

Edukasi Pentingnya Fardu Kifayah, Baznas Bontang Gelar Pelatihan di Berebas Tengah

Edukasi Pentingnya Fardu Kifayah, Baznas Bontang Gelar Pelatihan di Berebas Tengah
Para peserta mengabadikan momen bersama usai pelatihan fardu kifayah. (Baznas Bontang for Akurasi.id)

Edukasi pentingnya fardu kifayah, Baznas Bontang gelar pelatihan di Berebas Tengah. Bekerja sama dengan Kemenag Bontang, pelatihan tersebut dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat yang masih belum memahami pemulasaraan mayat wajib dilakukan orang terdekat jenazah.

Akurasi.id, Bontang Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang menggelar Pelatihan Fardu Kifayah, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Berebas Tengah, Senin (5/4/2021). Pelatihan diikuti 83 peserta yang merupakan kader PKK, kader sub, dan tim Pokja Bunda PAUD di Berebas Tengah.

Materi pelatihan fardu kifayah dibawakan penyuluh dari Kementerian Agama (Kemenag) Bontang, Najmuddin Tamini. Materi yang diberikan diantaranya adab ziarah kepada orang sakit, perkara sunah bagi orang sakit, hal sunah yang dilakukan pada orang yang baru meninggal, memandikan mayat, mengafankan mayat, salat jenazah, hingga membawa jenazah ke kubur.

Tak hanya teori, pada kegiatan tersebut juga diisi dengan praktik seperti memandikan dan mengafankan jenazah. Bahkan setiap peserta mendapat sertifikat pelatihan fardu kifayah.

Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga mengatakan, tujuan pelaksanaan pelatihan tersebut untuk mengedukasi masyarakat pentingnya ilmu fardu kifayah. Sebab, lanjutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami tata cara pemulasaraan jenazah. Sehingga, ketika ada keluarga meninggal, tak jarang justru mengandalkan jasa orang luar untuk pemulasaraan jenazah.

“Sejauh ini masyarakat kita masih kebingungan ketika ada keluarga yang meninggal dengan mencari orang lain. Sebenarnya orang luar itu hanya perlu memberi bimbingan atau mengajarkan saja. Sedangkan yang mengurus jenazah diutamakan keluarga terdekat,” ucapnya kepada Akurasi.id.

Kuba berharap, usai mendapat pelatihan para peserta diharapkan bisa mengedukasi keluarga masing-masing. Terutama memberi pendidikan kepada anak yang dianggap sudah paham. Misalnya dengan praktik pemulasaraan jenazah dengan menggunakan boneka.

“Setiap rumah minimal ada yang tahu ilmu penyelenggaraan jenazah. Itu hukumnya fardu ain. Karena sebaik-baik penyelenggara jenazah adalah orang terdekat. Ada mekanismenya mulai dari suami istri, ayah, ibu, anak, saudara kandung, dan seterusnya,” bebernya.

Edukasi Pentingnya Fardu Kifayah, Baznas Bontang Gelar Pelatihan di Berebas Tengah
Ketua Baznas Bontang Haji Kuba Siga. (Baznas Bontang for Akurasi.id)

 

Pelatihan fardu kifayah merupakan salah satu program Baznas Bontang dalam rangka membina masyarakat. Sebelumnya, Kuba menyatakan pihaknya telah melaksanakan pelatihan yang sama di tingkat kecamatan. Dia pun mengapresiasi antusias para peserta mengikuti pelatihan meski di tengah pandemi Covid-19 dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Alhamdulillah para peserta yang hadir antusias karena memahami bahwa wajib hukumnya mengetahui ilmu fardu kifayah,” ungkapnya.

Lurah Berebas Tengah Mustamin Syam menuturkan, pihaknya mengajukan pelatihan fardu kifayah di Kelurahan Berebas Tengah seharusnya dilaksanakan Januari 2021 lalu. Namun, saat itu Bontang masih zona merah.

“Alhamdulillah saat ini angka Covid-19 berangsur menurun. Bahkan di Berebas Tengah saat ini zona oranye menuju hijau. Sehingga pelaksanaan pelatihan baru bisa digelar bulan ini,” tuturnya.

Menurut Mustamin, pelatihan fardu kifayah penting dipelajari bagi warganya. Sebab, masih banyak warga yang bingung dan mencari jasa untuk pelaksanaan fardu kifayah jika ada keluarga yang meninggal dunia.

“Terima kasih atas kehadiran Baznas untuk melaksanakan kegiatan ini. Semoga nanti pasca lebaran bisa dilaksanakan lagi untuk bapak-bapak seluruh RT di Berebas Tengah,” pungkasnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks