Pariwara

Yayasan Yabis Gelar Kurban, Potong 5 Sapi dan 4 Kambing

Yayasan Yabis Gelar Kurban, Potong 5 Sapi dan 4 Kambing
Proses penyembelihan hewan kurban di lingkungan Yayasan Yabis Bontang. (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Yayasan Yabis gelar kurban, potong 5 sapi dan 4 kambing. Pelaksanaan kurban di tengah pandemi Covid-19 ini tetap menerapkan protokol kesehatan. Yayasan Yabis gelar kurban ini sekaligus wujud ajang berbagi kepada sesama, terutama di masa pandemi.

Akurasi.id, Bontang – Meski di tengah pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat keluarga besar Yayasan Yabis Bontang untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Kegiatan itu digelar pada Rabu (21/7/2021), di halaman SMA IT Yabis.

Acara tersebut dibuka langsung Ketua Pelaksana Harian Yayasan Yabis Saad Ardani mewakili Ketua Umum Yayasan Yabis, H Muslim Arsyad. Dalam sambutannya, meski data Covid-19 terus meningkat namun pihaknya bersyukur bisa melaksanakan ibadah kurban tahun ini. Dia juga mengingatkan agar seluruh panitia menerapkan protokol kesehatan serta berhati-hati dalam melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

“Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan kegiatan pemotongan hewan kurban. Meski kita kesabaran kita diuji dengan kesulitan, penyakit, wabah, dan sebagainya. Semoga pandemi ini segera berakhir,” ucapnya.

Yayasan yang terletak di Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat tahun ini berkurban sebanyak 5 ekor sapi dan kambing 4 ekor. Ketua Panitia Kurban Yayasan Yabis Tarmudji menuturkan jumlah muqoribnya untuk satu per tujuh sapi sebanyak 35 orang. Sedangkan untuk kurban kambing sebanyak 4 muqorib.

“Kami dari panitia menyampaikan terima kasih kepada para muqorib yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan kurban tahun ini,” tuturnya.

Kata Tarmudji, para panitia penyembelihan hewan kurban wajib menerapkan protokol kesehatan. Bahkan tetap menggunakan masker selama kegiatan berlangsung. Tahun ini panitia kurban yang dilibatkan sebanyak 60 orang dari unit SD, SMP, dan SMA IT Yabis serta dari Rumah Sakit Islam Bontang (RSIB).

“Namun tidak semua dapat hadir karena ada yang isolasi mandiri. Jika ada panitia yang batuk atau pilek maka diperkenankan beristirahat di rumah,” jelasnya.

Pendistribusian daging kurban diberikan untuk pegawai di Yayasan Yabis. Kata dia, setiap karyawan nantinya mendapat 2 kantong daging kurban yang salah satunya harus diberikan untuk warga di lingkungannya masing-masing.

Baca Juga  Nekad!! Penjaga Kandang Ayam Maling Motor Bosnya, Uang Dipakai Beli Sabu dan Bayar Utang
Yayasan Yabis Gelar Kurban, Potong 5 Sapi dan 4 Kambing
Penyerahan hewan kurban dari perwakilan muqorib kepada Ketua Panitia Pelaksana Kurban Yayasan Yabis Tarmudji (kiri). (Suci Surya Dewi/Akurasi.id)

Lalu, daging kurban juga diberikan untuk warga sekitar lingkungan Yayasan Yabis di Gang Swakarya dan Gang Cendrawasih. Tarmudji membeberkan daging didistribusikan ke setiap ketua RT masing-masing untuk disalurkan kepada warganya. “Untuk menerapkan prokes maka warga tidak diperkenankan mengambil daging kurban di sekolah agar tidak terjadi kerumunan,” jelasnya.

Kata Tarmudji, jumlah hewan yang dikurbankan tahun ini menurun dibanding sebelumnya. Dia memiliki target tahun depan, nantinya seluruh siswa setiap kelas mengumpulkan iuran tabungan untuk berkurban setiap hari.

“Jika satu kelas bisa berkurban 1 ekor sapi, jika dikalikan 30 kelas, maka kita bisa berkurban 30 ekor. Sehingga masyarakat penerima daging kurban semakin luas,” terangnya.

Baca Juga  Peliknya Kehidupan Pulau Gusung: Layanan Kesehatan Minim dan Pulau Terancam Tenggelam (4-habis)

Tarmudji berharap, muqorib yang sudah bergabung melaksanakan kurban kali ini dapat berpartisipasi kembali tahun depan. “Harapannya juga agar seluruh panitia dan keluarga besar Yayasan Yabis selalu diberikan kesehatan dan berharap pandemi segera berakhir,” tutupnya. (*)

Penulis: Suci Surya Dewi
Editor: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks