Politik

Dedi Kurniadi Nakhodai DPW PKS Kaltim Berdasarkan Hasil Muswil Ke-5, JanjI Hadirkan Warna Baru

Dedi Kurniadi Nakhodai DPW PKS Kaltim Berdasarkan Hasil Muswil Ke-5, JanjI Hadirkan Warna Baru
PKS Kaltim Gelar Muswil Ke-5 di kantor kepengurusan Jalan M Yamin Kota Samarinda, Minggu (27/12/2020). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Dedi Kurniadi Nakhodai DPW PKS Kaltim berdasarkan hasil Muswil ke-5, JanjI hadirkan warna baru. Dedi memiliki target bisa membawa PKS Kaltim menjadi salah satu partai besar yang bisa memberikan banyak sumbangsih bagi pembangunan masyarakat.

Akurasi.id, Samarinda – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-5 yang dilakukan serentak dari tingkat nasional hingga daerah. Muswil itu dilakukan secara daring maupun luring  tak terkecuali pada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Kaltim yang berlangsung di sekretariat partai Jalan M Yamin, Kota Samarinda, Minggu (27/12/2020).

Baca juga: Demokrat-PKS Tolak RUU Omnibus Law, SBSI Kutim Mengapresiasi

Panitia Wilayah Muswil, Ali Hamdi mengatakan, proses pemilihan ini sebenarnya terdapat 17 orang yang masuk pada saat penjaringan. Dari total tersebut pihaknya memberikan hak kepada seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) se-Kaltim untuk dapat memilih 8 orang. Kemudian, diserahkan kepada DPP untuk sapat menentikan.

“Dari 8 nama itu, yang kemudian jadi ketua DPW, Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), dan Dewan Syariah Wilayah (DSW),” kata Ali Hamdi saat mengelar konferensi pers, Minggu (27/12/2020).

Ketua Terpilih DPW PKS Kaltim, Dedi Kurniadi mengatakan dengan terpilihnya dia, terdapat empat hal yang ingin dijalankan agar PKS menjadi partai yang besar dan memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya di Kaltim.

Kemudian untuk mengakomodir hal tersebut, DPW PKS Kaltim juga diamanahi mengawal dengan sejumlah program-program untuk bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan yang ada. Baik ke tokoh masyarakat maupun lembaga-lembaga yang tersedia di Kaltim.

Hal itu dilakukan agar semua bisa saling bersinergi demi memperbaiki dan menyumbangkan potensi serta daya dukung yang dimiliki PKS untuk menyambut Pemilu 2024 di Kaltim.

“Kami juga diberikan amanah dari DPP untuk meningkatkan daya dukung agar kebaikan-kebaikan yang kami bagikan ke sejumlah pemangku kepentingan, termasuk masyarakat Kaltim semakin besar lagi, serta mempersiapkan diri di pemilu mendatang” kata Dedi.

Baca Juga  Bekuk 7 Pengedar Narkotika dan Sita Sabu 6 Kilogram, Polda Kaltim Selamat 32 Ribu Nyawa

Ada sejumlah hal yang harus disiapkan. Pertama, terkait dengan daya dukung kader agar kader PKS semakin berkualitas untuk memimpin. Serta jumlahnya kian membesar. Dedi menginginkan PKS memiliki kader yang berkualifikasi baik. Tak hanya dari sisi kemampuan atau pengetahuan, tapi juga ada hubungan yang bersangkutan dengan Sang Pencipta.

Dedi mengakui, jumlah kader yang besar saja pun tak cukup. Menurutnya, harus ada dukungan dari tingkat legislatif dan eksekutif. Berkaca pada perolehan dari kepengurusan lama, harus ditingkatkan. Di kepengurusan lama, ada 24 kursi yang diraih legislatif untuk di tingkat provinsi dan kabupaten kota.

“Di kepengurusan baru ini, ditargetkan naik sebanyak 20-30 persen. Teruntuk wakil dari Kaltim dan masuk ke Senayan, kami ingin ada 2 kader yang bisa diusung ke Senayan sebagai anggota DPR RI,” harapnya.

Dedi juga membahas terkait pilkada serentak. Dari 8 daerah yang diikuti oleh PKS, ada 6 calon yang diusung berhasil memenangkan kontestasi tersebut. Pada perkembangan yang akan datang, Dedi mengharapkan semuanya harus meningkat lagi.

“Itu untuk mem-backup cita-cita kami yang lebih besar. Jadi untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat,” beber Dedi.

Muswil kali ini juga tak lepas dari momen perubahan logo PKS yang terjadi pada awal Desember lalu. Ketua MPW PKS Kaltim, Harun Al-Rasyid menjelaskan, perubahan itu diwarnai dengan beberapa pertimbangan. Pemilihan bentuk logo yang awalnya kotak menjadi bulat pun disebut Harun agar lebih mudah diingat. Pun dengan warna oranye yang lebih segar dan menarik perhatian.

“Warna oranye ini lebih milenial. Pada 2024 nanti, kita dapat bonus demografi. Angkatan milenial lebih besar. Jadi berubah oranye. Lebih cerah. Warna hitamnya tetap ada, tapi di tulisan PKS. Dominan putih juga masih ada,” ungkap Harun.

Baca Juga  Tol Balsam Ditarget Beroperasi Sepenuhnya Pertengahan 2021, Jasa Marga Klaim Rampung 99,93 Persen

Untuk diketahui, Dedi Kurniadi terpilih menahkodai DPW PKS Kaltim selama 5 tahun ke depan didampingi Abdul Wahab Syahranie sebagai sekretarisnya, dan Khoirul Alim sebagai Bendahara. Kemudian, Harun Al-Rasyid sebagai ketua dan Imam S sebagai sekretaris dari MPW. Selanjutnya, untuk DSW diketuai oleh Fahrul Razi didampingi Abdul Malik sebagai sekretarisnya. Dan Arif Kurniawan sebagai Kaderisasi. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks