CorakIsu TerkiniRagam

PPKM Diterapkan, Lapangan Bessai Berinta Ditutup

PPKM Diterapkan, Lapangan Bessai Berinta Ditutup
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Bontang, Bambang Cipto Mulyono. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Lapangan Bessai Berinta ditutup sebagai penerapan Surat Edaran Wali Kota Bontang tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota Bontang meminta untuk menutup fasilitas umum dan hiburan, baik itu tempat kebugaran, ketangkasan, dan juga sarana olahraga milik pemerintah dan swasta.

Hal ini disebutkan saat pers rilis Surat Edaran Wali Kota Bontang tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang dilaksanakan di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Sabtu (16/1/2021) pagi.

Baca Juga  Bontang Menjadi Satu dari 13 Daerah di Indonesia yang Raih Penghargaan Kota Peduli Sampah

Menanggapi hal ini Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bontang Bambang Cipto Mulyono mengatakan, akan menghentikan seluruh aktivitas dan menutup Lapangan Bessai Berinta sesuai imbauan surat edaran tersebut.

“Sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh Pemkot Bontang, untuk sementara ini Lapangan Bessai Berinta ditutup sementara,” jelas Bambang saat ditemui awak media usai pers rilis.

Oleh karena itu, terhitung mulai 18 hingga 31 Januari 2021, Bambang melarang semua aktivitas di kompleks Lapangan Bessai Berinta.

“Kembali lagi, ini semua sesuai perintah surat edaran, oleh karena itu ditutup sementara,” tegasnya.

Selain itu lanjutnya, untuk pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) yang berjualan di area Lapangan Bessai Berinta, untuk sementara waktu diimbau menutup usahanya.

Baca Juga  Niat Jemput Anak Sekolah, Seorang Ibu Tewas Terlindas Mobil

Bambang merujuk isi surat edaran tersebut yang menjelaskan, para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum, seperti tempat hiburan, kebugaran ataupun ketangkasan, sarana olahraga dan usaha sejenisnya yang masuk dalam area publik milik pemerintah daerah yang dipergunakan oleh UKM, agar kiranya menutup sementara usahanya.

“Penutupan sementara dilakukan, agar mengurangi kerumunan di sekitar masyarakat. Sehingga diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks