Hard News

Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan, Mengapa?

Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan, Mengapa?
Rokok ilegal dan tiruan yang akan dimusnahkan. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Peredaran rokok ilegal di Kutai Timur (Kutim) telah merugikan negara. Itu terlihat dari ratusan ribu batang rokok sitaan di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPP Bea Cukai), Kamis (21/3/19).

Rokok yang diproduksi produsen lokal dan tiruan itu dimusnahkan dengan cara dibakar oleh otoritas setempat. Tujuannya, agar dapat merusak serta menghilangkan fungsi dan sifat awal rokok tersebut.

Secara keseluruhan, jumlahnya 436.624 batang rokok. Jika rokok itu dijual, harganya sekira Rp 172,081 juta. Barang sitaan tersebut merupakan hasil penindakan pelanggaran sepanjang 2018.

Rokok itu diperoleh aparat di Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Muara Wahau, dan Teluk Pandan. Selain itu, petugas juga menyita rokok ilegal di Kecamatan Kaubun, Muara Bengkal, Bengalon, dan Batu Ampar.

Beberapa rokok imitasi yang menyerupai aslinya antara lain merek Sakura, Bethoel, Hammer, TB x, ROD, dan Gudang Semen. Rokok tersebut diamankan dari tengkulak dan warung sembako. Aparat menduga, rokok itu dibeli pedagang dari produsen dengan harga yang lebih murah.

Sanksi yang dijatuhkan terhadap pedagang yang menjual rokok ilegal yakni teguran dan penyitaan barang. Sementara produsen, akan dicari dan ditindak oleh aparat. Kepala KPP Bea Cukai Sangatta, Hari Murdiyanto mengungkapkan, pihaknya telah menemukan 50 kali pelanggaran undang-undang cukai sepanjang 2018.

Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan, Mengapa?
Rokok ilegal dan tiruan dimusnahkan oleh KPP Bea Cukai Sangatta bersama pejabat lintas sektoral di Kutim. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Kata dia, rokok yang disita dibuat menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, dan pita yang salah peruntukan. Karenanya, rokok tersebut ditetapkan sebagai milik negara.

“Berdasarkan surat persetujuan (antara Bea Cukai dan pemilik rokok), penyelesaiannya harus dengan cara dimusnahkan,” ungkap Hari, di sela-sela pemusnahan rokok ilegal di kantornya yang berlokasi di Jalan A Wahab Syahranie, Sangatta.

Kata Hari, KPP Bea Cukai akan terus menekan peredaran rokok ilegal. Dengan begitu, pendapatan negara dari pajak diharapkan dapat bertambah. “Semakin banyak beredar barang legal tentu pendapatan pajak akan meningkat,” sebutnya.

Wilayah Kutim Strategis, Marak Peredaran Rokok Ilegal

Ratusan Ribu Batang Rokok Dimusnahkan, Mengapa?
Proses pemusnahan ratusan ribu batang rokok ilegal. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menegaskan, Kutim merupakan daerah di Kaltim yang harus mendapat perhatian Bea Cukai. Sebab, wilayahnya berbatasan dengan banyak daerah di Bumi Etam.

Hal itu memudahkan produsen dan pedagang mengedarkan rokok ilegal. “Kita harus bekerja sama dengan semua pihak untuk mencegah banyak pelanggaran,” imbuhnya.

Dia menyebut, penyitaan dan pemusnaan rokok ilegal sebagai langkah permulaan untuk memerangi penyebaran rokok yang merugikan negara itu.

Ke depan, lanjut dia, setelah pembangunan Pelabuhan Kenyamukan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy, tugas berat menanti kepolisian dan petugas bea cukai. “(Karena) akan lebih banyak perdagangan di Kutim,” ungkapnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (4 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close