Dinas Perpustakaan dan Kearsipan

Layar Puspita DPK Bontang, Tebarkan Cinta Literasi untuk Anak Pesisir

Layar Puspita DPK Bontang, Tebarkan Cinta Literasi untuk Anak Pesisir
Layar Puspita DPK Bontang saat berkunjung ke salah satu wilayah pesisir sebelum pandemi. (Dok DPK Bontang)

Layar Puspita DPK Bontang, tebarkan cinta literasi untuk anak pesisir. Merupakan salah satu program andalan yang bertujuan agar masyarakat di daerah pesisir Bontang melek literasi.

Akurasi.id, Bontang – Layar Puspita atau Layanan Literasi Perpustakaan di Pesisir Kita merupakan program rutin yang diadakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang.

Baca juga: Aplikasi iBontang Jadi Kunci DPK Bontang Jaga Budaya Literasi di Masa Pandemi Covid-19

Program ini untuk memberikan pelayanan perpustakaan dan meningkatkan minat baca bagi masyarakat, terutama anak-anak yang berada di daerah pesisir. Kunjungan perpustakaan ke pesisir ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di daerah pesisir, yakni Malahing, Gusung, Tihi-tihi, dan juga Selangan.

“Yang kami datangi adalah sekolah yang ada di daerah tersebut. Karena selain untuk masyarakat, target utama kami adalah anak-anak agar budaya membaca pada anak tidak hilang, ini juga untuk meningkatkan literasi,” jelas Alifia Riskiyanti, Kasi Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan DPK Bontang mewakili Kepala DPK Bontang Retno Febriaryanti, belum lama ini saat ditemui Akurasi.id di kantornya, Kamis (5/11/2020) lalu.

Harapan DPK Bontang dengan adanya program ini, agar mereka yang berada di daerah pesisir Kota Bontang, mendapatkan wawasan yang sama dengan mereka yang di kota. Terlebih lagi akses internet yang mereka peroleh tidak selaju seperti di kota.

Layar Puspita DPK Bontang, Tebarkan Cinta Literasi untuk Anak Pesisir
Kasi Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan DPK Bontang, Alifia Rizkiyanti. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

“Anak-anak yang di pesisir berhak mendapatkan pendidikan yang setara seperti murid-murid di kota, yang namanya pendidikan harus tetap bisa sejajar,” tegas Alifia.

Program kunjungan perpustakaan ke wilayah pesisir biasanya rutin digelar. Namun, sejak pandemi melanda Bontang, DPK Bontang menunda kegiatan tersebut.

Dia juga membeberkan Layar Puspita DPK Bontang ini biasanya rutin diadakan sebanyak 4 kali dalam setahun. Tetapi akibat pandemi Covid-19 yang mewabah di Kota Taman – sebutan Bontang- sejak Maret lalu, jadi terhambat untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

“Kegiatan perpustakaan pesisir ini rutin kami adakan, 4 kali dalam satu tahun, biasa kami mulai dari Maret, hanya saja wabah virus Covid-19 ini melanda Bontang terpaksa kegiatan ini kami tunda. Sehingga sekarang kami belum sempat kunjungan lagi ke-4 wilayah tersebut,” jelas dia.

Akibat dari penyebaran Covid-19 ini yang mudah menyebar, pihak DPK 6 tidak mau mengambil risiko dengan membahayakan staf dan juga warga yang ingin dikunjungi. Tentu hal ini untuk menghindari penyebaran pandemi tersebut.

“Harapan saya dan tentunya kita semua agar pandemi ini cepat berakhir, agar kegiatan-kegiatan positif kami, dan juga kegiatan silaturahmi kami ke masyarakat, baik yang di daerah pesisir dan kota bisa kembali kami rutinkan kembali. Tentu ini untuk meningkatkan literasi di Kota Bontang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks