DPRD Kaltim

Komisi III Agendakan Panggil Dinas PUTRPR dan Dishub Kaltim, Evaluasi Jembatan Mahkota IV

Komisi III
Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Masud berencana memanggil Dinas PUTRPR dan Dishub Kaltim terkait molornya Jembatan Mahkota IV. (Muhammad Aris/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Molornya pembangunan Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) IV Samarinda mulai membuat DPRD Kaltim bertanya-tanya. Apalagi proyek bernilai miliaran rupiah itu sudah molor setahun terakhir dari jadwal yang seharusnya pada 2018 lalu.

Baca Juga: Komisi III DPRD Kaltim Segera Evaluasi Pelaksanaan Proyek Pemerintah

Tidak ingin proyek itu berjalan tanpa kepastian, Komisi III DPRD Kaltim mulai mengambil ancang-ancang untuk mengevaluasi proyek tersebut. Di antaranya, Komisi III berencana memanggil semua instansi terkait di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Ketua Komisi III DPRD Kaltim Hasanuddin Masud mengakui, dalam waktu dekat, pihaknya akan menjadwalkan bertemu dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas penyelesaian pembangunan Jembatan Mahkota IV dan Jalan Tol Balsam.

Logo dprd Kaltim

Seperti Dinas PUTRPR, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sudah dijadwalkan untuk hearing. Ketiga dinas itu dinilai bertanggung jawab atas pembangunan kedua megaproyek itu.

“Pembangunan Jembatan Kembar Mahkota IV ini sudah cukup lama, tetapi sampai sekarang belum juga dapat dioperasikan, makanya perlu kami panggil  dinas terkait untuk mengetahui apa sebenarnya kendalanya,” tutur politikus Partai Golkar ini.

Komisi III bahkan diketahui sudah membentuk tim khusus untuk mengevaluasi berbagai proyek yang telah dilaksanakan pemerintah. Kemungkinan, pekan depan tim tersebut sudah bisa jalan dan melaksanakan hearing bersama semua organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Pembangunan jembatan inikan terus mengalami proses adendum. Makanya perlu penambahan anggaran, karena ada perubahan jadwal pembangunan,” katanya.

Namun demikian, dia juga belum dapat memastikan apakah akan ada penambahan anggaran atau tidak. Mengingat sebelumnya, Dinas PUTRPR Kaltim menyebut walau proyek Jembatan Mahkota IV mengalami keterlambatan, namun untuk anggarannya tidak ada penambahan.

“Makanya saya juga belum dapat memastikannya. Mudah-mudahan tidak ada penambahan anggaran. Tapi kalau memang ada tambahan anggaran, pasti Komisi III akan dikasih tahu,” tuturnya.

Dia berharap, rencana peresmian Jembatan Mahkota IV yang ditarget pada Maret 2020 dapat direalisasikan Dinas PUTRPR Kaltim. Sebab keberadaan jembatan tersebut sangat krusial bagi masyarakat Samarinda dan daerah lainnya yang akan masuk dan keluar dari Kota Tepian.

“Mudah-mudahan tidak molor lagi. Nanti kita akan lihat apakah yang disampaikan itu (peresmian jembatan pada Maret) benar-benar bisa direalisasikan atau tidak,” imbuhnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Yusuf Arafah

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks