DPRD KaltimIsu Terkini

Ramai-Ramai PHK Karyawan, DPRD Kaltim Ingatkan Perusahaan Tak Tergesa-Gesa

Ramai-Ramai PHK Karyawan, DPRD Kaltim Ingatkan Perusahaan Tak Tergesa-Gesa
Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin, ingin agat perusahaan bisa mengakomdir dan memfasilitasi para tenaga kerja yang di-PHK. (Istimewa)

Ramai-ramai PHK karyawan, DPRD Kaltim ingatkan perusahaan tak tergesa-gesa. Meski saat ini hampir semua stakeholder terkena imbas pandemi Covid-19, perusahaan diharapkan bisa mencari alternatif lain, sehingga angka pengganguran di Kaltim tidak semakin meroket.

Akurasi.id, Samarinda – Pandemi Covid-19 menghantam rata banyak sektor dan kegiatan publik tanpa terkecuali ekonomi. Akibatnya, fenomena pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan perusahaan seolah menjadi sesuatu yang lazim. PHK massal terjadi hampir di seluruh daerah di Indonesia tanpa terkecuali di Kaltim.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim Salehuddin, ingin agarsetiap perusahaan tidak tergesa-gesa dalam memutuskan PHK karyawan. Jika pun kebijakan PHK itu dilakukan, maka agar setiap perusahaan bisa mengakomodir dan memfasilitasi para tenaga kerja akan bisa mendapatkan tempat kerja yang baru.

Baca Juga  Diklaim Turunkan 80 Persen Kasus Covid, Ini Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Jilid 4

Sebab, semua orang berharap penyebaran pandemi bisa berhenti. Namun faktanya, sampai saat ini Covid-19 masih terus ada dan krisis makin pasti. Sehingga perlu adanya peluang-peluang kerja yang memang bisa memfasilitasi masyarakat.

“Misalnya seperti Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim belum lama ini. Kami mengapresiasi karena mereka memberikan semacam pembelajaran, sosialisasi terkait dengan pendampingan wisatawan,” ungkap Salehuddin belum lama ini.

Dia menerangkan, bahwa harapannya, sektor-sektor lain dalam waktu dekat akan melakukan hal serupa agar bisa memberi peluang bagi tenaga kerja yang di-PHK. Pihaknya mengimbau agar perusahaanmemberlakukan kebijakan bekerja di tengah pandemi.

Ia mencontohkan, pusat perbelanjaan seperti mal di Samarinda yang sempat mempekerjakan karyawannya untuk bekerja setengah hari, yang membatasi hari kerja dan memberi gaji separuh sesuai jam kerja yang dijalani.

Baca Juga  Seram! Ada Pocong Lompat-lompat di Pemakaman Covid Bontang Lestari ?

“Artinya, harapan kami untuk perusahaan dan karyawan tetap bisa berjalan. Jangan sampai ada langkah-langkah untuk PHK, dihindari dulu agar roda ekonomi masyarakat tetap bisa berjalan,” lanjut politisi Partai Golkar ini.

Salehuddin pun menaruh harapan kepada perusahaan dan karyawan, agar tetap bisa saling membangun komunikasi meski di tengah pandemi. Sebab menurutnya, semua permasalahan pasti memiliki jalan keluar dan solusi terbaik.

“Tak melulu harus melalui cara PHK, (dan kita semua berdoa agar pandemi Covid-19 ini dapat segera berakhir, sehingga kegiatan ekonomi masyarakat dapat kembali pulih seperti sedia kala,” pungkasnya. (*)

 

Penulis: Samuel Gading
Editor: Muhammad Aris

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks