Corak

Rentan Terpapar Covid-19, Pupuk Kaltim Fasilitasi Rapid Test Puluhan Jurnalis Bontang

terpapar Covid-19
Pupuk Kaltim fasilitasi tes rapid untuk para jurnalis Bontang. (ist)

Akurasi.id, Bontang – Aktivitas jurnalis dalam peliputan harian dinilai memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19, lantaran mobilitas dan interaksi dengan banyak orang setiap hari. Melihat itu, Pupuk Kaltim berinisiatif memfasilitasi rapid test bagi jurnalis di Bontang. Rapid test diikuti sekitar 83 jurnalis lintas media, mulai media elektronik, cetak, dan online. Pelaksanaan dilakukan di dua lokasi, yakni studio PKTV Bontang dan Sekretariat Forum Jurnalis Bontang (FJB) di Perumahan Halal Square, Bontang Utara pada Selasa (30/6/20).

baca juga: 660 KK Terdampak Covid-19 di Loktuan Terima Bantuan UPZ Pupuk Kaltim

Manager Humas Pupuk Kaltim Wahyudi mengatakan jurnalis merupakan mitra perusahaan dengan risiko terpapar covid-19 terbilang tinggi. Untuk itu, Pupuk Kaltim memfasilitasi pelaksanaan rapid test untuk screening awal, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesehatan awak media yang selama ini telah bekerjasama dengan baik dengan Pupuk Kaltim, serta memberikan informasi yang edukatif bagi masyarakat melalui pemberitaan.

“Rekan jurnalis ini tugasnya berat, harus ke lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang, semoga sehat-sehat semua,” ujar Wahyudi.

Pelaksanaan rapid test bekerjasama dengan RS Pupuk Kaltim, termasuk tindak lanjut penanganan jika ada jurnalis yang dinyatakan reaktif. Pemeriksaan lanjutan dan penanganan dipastikan sesuai prosedur penanganan Covid-19 di Bontang.

“Kalau ada yang reaktif nanti akan ditangani sesuai protokol. Pokoknya kita harap teman-teman tetap sehat, sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik,” tambahnya.

Mewakili jurnalis, Muhammad Fachri Ramadhan dari Tribun Kaltim menyebut Rapid Test massal bagi awak media ini sebagai bentuk sinergitas antara perusahaan dengan jurnalis. Menurutnya, ini penting untuk mengetahui kesehatan jurnalis Bontang, mengingat profesi jurnalis dianggap kategori pekerjaan yang rentan terpapar Covid-19.

“Saya dan teman-teman jurnalis lain sering bertemu dengan berbagai narasumber setiap hari, terlebih saat Covid-19. Rapid test ini sangat membantu kami,” kata Fachri.

Senada, jurnalis media online lokal Bontang Yulianti Basri, menilai Rapid Test sangat penting dilaksanakan sebagai screening awal untuk mengetahui kesehatan diri dan potensi risiko terpapar Covid-19. Rapid test dinilai bentuk antisipasi dan deteksi dini penyebaran Covid-19 di lingkup profesi jurnalis.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pupuk Kaltim atas rapid test  massal bagi jurnalis Bontang. Ini sangat tepat dilaksanakan, karena jurnalis di lapangan sangat rentan terpapar,” tutur Yuli. (ser)

Penulis: Navra
Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close