DPRD Kaltim

Reses di Balikpapan, Syafruddin: Persoalan Air Masih yang Utama

reses
Anggota DPRD Kaltim Syafruddin saat melakukan kegiatan reses di Kota Balikpapan, Rabu (30/10/19). (Dok Pribadi Syafruddin)

Akurasi.id, Samarinda – Sulitnya mendapatkan air bersih masih menjadi masalah klasik yang banyak dikeluhkan masyarakat Kota Balikpapan. Hingga kini, belum ada solusi konkret yang bisa diberikan pemerintah setempat untuk mengurai persoalan tersebut.

Baca Juga: MoU Kampus Tak Direspon, Abdul Kadir Tappa Panggil Perusahaan

Sulitnya memperoleh air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minim (PDAM) itu banyak diterima anggota DPRD Kaltim Syafruddin saat melaksanakan kegiatan reses di sejumlah daerah di Kota Minyak -sebutan Balikpapan- sejak Selasa (29/10/19) lalu.

Ketua DPW PKB Kaltim itu mengakui, sejak dia maju sebagai anggota legislatif di Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan sejak setahun terakhir, masyarakat selalu menyampaikan jika mereka kesulitan mendapatkan pelayanan air bersih dari pemerintah.

Logo dprd Kaltim

“Iya, ketersediaan air bersih memang selalu menjadi masalah yang dikeluhkan warga di sejumlah daerah di Balikpapan,” kata dia selepas melaksanakan reses di Kelurahan Gunung Sari Ulu, Balikpapan Tengah.

Pria yang karib disapa Udin ini cukup merasa miris dengan krisis air bersih yang dialami warga Kota Minyak. Menurutnya, persoalan itu semestinya sudah tidak ada lagi di kota besar seperti Balikpapan.

Di sisi lain, Kota Minyak bisa dikatakan sebagai kota yang sudah berkembang pesat di berbagai sektor. Balikpapan bahkan bisa dikatakan sebagai bagian dari kota metropolitan dan contoh kota maju di Tanah Benua Etam -sebutan Kaltim.

“Saya akan mencoba mendorong Pemerintah Balikpapan untuk segera mencarikan solusi atas masalah ini. Kita semua cukup sedih kalau masih ada warga yang kesulitan air bersih,” tuturnya.

Ketua Fraksi PKB di DPRD Kaltim ini menyarankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk memanfaatkan sejumlah waduk yang ada di daerah itu. Selain itu, dia juga akan mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim mengalokasikan anggaran khusus untuk pembangunan atau meningkatkan kapasitas waduk yang ada di Balikpapan.

“Balikpapan punya Waduk Manggar, Waduk Teritip, dan Waduk Sungai Wain. Ada juga Bendungan Samboja. Saya kira, kalau itu dimaksimalkan dan dikelola secara serius, maka bisa jadi solusi konkret menjawab kebutuhan air warga di Balikpapan,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Aris

Editor: Yusuf Arafah

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close