HeadlinePolitik

Rudi Mas’ud Gerak Cepat Hadapi Pilkada, Mahyunadi Dapat Surat Tugas dari Partai

pilkada
Ketua DPD Partai Golkar Kaltim saat diwawancarai awak media terkait kesiapan Golkar menghadapi Pilkada 2020. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – DPP Partai Golkar tampaknya sudah mulai merancang nama-nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Baik itu kader partai maupun nama lain yang dianggap potensi di luar partai. Tidak terkecuali untuk di wilayah Kaltim.

baca juga: Siap Wakafkan Diri Benahi Kutim, Tiga Persoalan Ini Jadi Target Mahyunadi untuk Diselesaikan

Berdasarkan data dan informasi yang diterima media ini dari salah satu sumber di Partai Golkar, diketahui sudah ada sejumlah nama yang disiapkan DPP Partai Golkar yang akan diusung pada Pilkada Serentak 2020 di Provinsi Kaltim.

Satu di antara nama yang muncul dan dipersiapkan itu yakni anggota DPRD Kaltim Mahyunadi. Pria yang karib disapa Yunat itu disebut-sebut telah mendapatkan surat tugas sebagai bakal calon yang akan diusung pada Pilkada Kutai Timur (Kutim) 2020.

Masih berdasarkan data yang diterima media, sebelum mengeluarkan surat rekomendasi akhir, ada beberapa pertimbangan yang akan dilihat dulu oleh DPP Partai Golkar. Sebagai tahap awal, ada tiga kategori surat yang dikeluarkan untuk sementara waktu kepada para calon.

Kategori pertama, yakni Surat Penetapan Sementara (PS) diberikan kepada orang yang berpotensi baik. Kedua, Surat Tugas (ST) diberikan karena belum ada pasangan sehingga kader harus berkomunikasi dengan parpol lain atau mencari pasangan baru. Ketiga, Surat Undangan (SU) diberikan karena masih diperlukan survei bagi 2 atau lebih orang.

Atas dasar kategori tersebut, maka DPP Partai Golkar memutuskan, untuk Pilkada Kota Balikpapan, surat penetapan sementara diberikan kepada Rahmat Mas’ud. Surat penetapan sementara juga diberikan untuk Pilkada Bontang atas nama Neni Moerniaeni.

Kemudian surat tugas diberikan kepada Syarifatul Syadiah untuk Pilkada Kabupaten Berau. Lalu untuk Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berupa surat penetapan sementara atas nama Ahmad Syaiful-Asran.

Lalu untuk Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), surat penetapan sementara diberikan atas nama Bonifasius Belawan Geh-Avun. Sedangkan Pilkada Samarinda, Golkar memberikan surat undangan untuk melakukan survei atas nama Rusmadi.

Sementara di Kabupaten Paser, Golkar belum mengeluarkan nama. DPP baru meminta Golkar Paser melakukan survei nama calon kepala daerah. Untuk Pilkada Kukar, DPP Golkar memberikan surat tugas melakukan survei atas nama Abdul Rasyid.

Terakhir, Pilkada Kutim, DPP Partai Golkar diketahui mengeluarkan surat tugas kepada DPD Golkar Kutim melakukan survei elektabilitas untuk dua nama, yakni Mahyunadi dan Kasmidi Bulang.

Masih dalam data yang didapatkan media ini, menyebutkan, keputusan akhir atas semua surat tersebut tergantung dari hasil survei. Bila lembaga survei yang ditentukan DPP Partai Golkar dan menilai nama yang telah dirancang itu dianggap bagus, maka surat rekomendasi akhir akan diputuskan dari situ.

Dengan demikian, nama yang diusung pada Pilkada Serentak 2020, adalah mereka yang memiliki elektabilitas yang baik dan mampu meraih kemenangan. Sehingga tidak akan ada rekayasa. Apalagi penilaian dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif.

Keluarnya nama-nama di atas diketahui berdasarkan hasil rapat di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta, 21 Maret 2020.

Rudi Mas’ud Tegaskan Bakal Berlaku Obyektif

Sebagai nakhoda baru DPD Partai Golkar Kaltim, Rudi Mas’ud meyakinkan, jika dirinya tidak akan tebang pilih dalam menentukan siapa kader partai yang akan diusung pada Pilkada Serentak 2020 ini.

Menurut dia, prinsip dasar yang dia pegang adalah bagaimana membawa Golkar Kaltim dapat memenangkan pilkada. Apalagi, Airlangga Hartarto selaku ketua umum DPP Partai Golkar juga telah menargetkan kemenangan 60 persen di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali Kaltim.

“Yang pasti, saya ingin obyektif (memutuskan kader yang akan diusung nantinya),” ucap pria yang juga menjabat anggota DPR RI ini.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Apa yang dia kemukakan itu bukan tanpa disertai alasan. Rudi Mas’ud memiliki visi yang cukup besar membawa Golkar Kaltim meraih kemenangan di 9 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim.

“Saya bukan lagi membawa lari Partai Golkar ini, tetapi membawanya terbang. Kami menyelesaikan secepat-cepatnya. Sesingkat-singkatnya. Karena Kaltim ini menjadi salah satu barometer bagi kemenangan Golkar di provinsi lain,” tandasnya. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin


Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks