HeadlinePolitik

Sah Berdiri Jadi Sebuah Partai, Hadi Mulyadi: Partai Gelora Siap Bekerja untuk Rakyat

partai gelora
Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan rasa syukurnya dengan telah diakuinya partai tersebut oleh Kemenkumham, Senin (18/5/20) lalu. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia kini telah resmi diakui negara sebagai sebuah partai politik. Hal itu menyusul setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menandatangani Surat Keputusan (KB) Badan Hukum partai tersebut, Senin (18/5/20) lalu.

baca juga: Dukun Cabul yang Janji Bisa Adakan Uang Rp20 Miliar dengan Syarat Mencium hingga Meniduri Korban Masih Berkeliaran

Dengan demikian, Partai Gelora Indonesia siap tancap gas menatap penyelanggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 mendatang, baik dengan mulai menggodok para calon anggota legislatif (caleg) maupun kader yang diusung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) nantinya.

Selain itu, Partai Gelora Indonesia juga siap menatap pelaksanaan Pilkada Serentak yang bakal dihelat pada Desember 2020 ini. Apalagi saat ini, sudah ada sejumlah kader Partai Gelora Indonesia yang tampil sebagai calon kepala daerah di berbagai daerah di Tanah Air.

Diakuinya Partai Gelora Indonesia sebagai sebuah partai baru di Tanah Air, sangat disyukuri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi. Ya, sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gelora Indonesia Kaltim, Hadi merasa bersyukur, karena pengesahan partainya dilakukan di waktu yang cukup baik, yakni 10 hari terakhir Ramadan 1441 Hijriah ini.

“Kami bersyukur kepada Allah, di tengah pandemi dan di bulan suci ini, Partai Gelora telah disahkan oleh Kemenkumham,” kata pria yang karib disapa Hadi ini lewat pesan WhatsApp, Kamis (21/5/20).

Orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kaltim ini menyampaikan, di balik keberhasilan partai tempat dia bernaung tersebut, tidak bisa dilepaskan dari kerja keras semua kader dan simpatisan dalam menyiapkan semua syarat administrasi yang dibutuhkan dalam beberapa bulan terakhir.

“Saya berterima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan di Kaltim yang telah bekerja keras, sehingga Partai Gelora sudah mendapatkan pengesahan,” ucapnya.

Lebih lanjut Hadi menuturkan, sebagai mana marwah terbentuknya Partai Gelora Indonesia yakni untuk melayani masyarakat, dia akan segera mengonsolidasikan semua kader dan simpatisan untuk turut serta dalam mewujudkan visi dan misi itu. Bahkan sebelum ini, semua kader dan simpatisasi telah berpartisipasi aktif dalam menyalurkan bantuan sembako kepada para masyarakat terdampak Covid-19 di Kaltim.

“Insyaallah, kami siap bekerja untuk membangun Kaltim dan Indonesia. (Mohon doa dan dukungan dari semua kader, simpatisan, dan masyarakat untuk mendukung iktiar Partai Gelora dalam membangun Kaltim dan utamanya Indonesia),” katanya.

Untuk diketahui, pada 31 Maret lalu, Partai Gelora Indonesia secara resmi mendaftar ke Kemenkumham dengan sebelumnya membentuk sebanyak 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW), 484 Dewan Pimpinan Daerah (DPW) dan 4.394 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di seluruh Indonesia.

Setelah itu masuk ke verifikasi administrasi hingga 21 April dan verifikasi faktual yang selesai pada 11 Mei lalu. Sebagai tambahan, Partai Gelora Indonesia juga menjadi satu-satunya partai di Indonesia yang pendaftarannya menggunakan telekonferensi yang diterima langsung Yassona Laoly. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close