HeadlineIsu Terkini

Samarinda Berstatus Tanggap Darurat, 10 Kelurahan Masih Dikelilingi Banjir

SAMARINDA TANGGAP DARURAT
Akibat banjir, warga hanya pasrah mengharapkan bantuan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah menetapkan status tanggap darurat bencana akibat banjir yang merendam 10 kelurahan dari 4 kecamatan di Kota Tepian, 3 hari pasca lebaran Idulfitri tahun ini.

baca juga: Ditinggal Selingkuhan, Eks PSK di Sungai Pinang Samarinda Nekat Telanjang Bulat hingga Bunuh Diri

Keputusan tersebut disampaikan langsung Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang saat turun langsung bersama jajarannya untuk meninjau kesigapan para petugas di lapangan, Selasa (26/5/20).

“Kami turun bersama Kapolresta dan Dandim 0901 Samarinda untuk mengecek kepastian dari posko-posko yang telah kami siapkan,” ucapnya.

Terkait penetapan status tanggap darurat ini, Pemkot Samarinda, sebut Jaang, pihaknya telah mempertimbangkan situasi banjir yang meluas di beberapa daerah terdampak. Serta, kondisi riil masyarakat yang membutuhkan bantuan dari pemerintah. Pemkot Samarinda sendiri diketahui telah mendirikan dapur umum dan posko kesehatan di sejumlah titik terdampak banjir.

“Tadi malam (Senin, Red.) saya turun juga meninjau langsung kondisi warga,” tambahnya.

Momen lebaran Idulfitri tahun ini seharusnya disambut dengan suka cita. Namun belum habis pandemi Covid-19 yang masih merebak di Samarinda, tahun ini bencana banjir melanda Kota Tepian ini.

Akibat banjir bersar ini, tak sedikit pula warga yang terpaksa mengungsi sementara waktu akibat banjir tahun ini. Namun, ada juga warga yang tetap bertahan di rumah masing-masing. Pasalnya mereka tidak memiliki tempat tujuan lain lantaran hidup sendiri tanpa keluarga.

“Mau kemana juga Pak, saya di Samarinda tak punya sanak saudara, jadi saya terpaksa bertahan di rumah saja,” ucap Sri, salah satu warga terdampak banjir Samarinda ini.

iklan-mahyunadi-MAJU-KUTIM-JAYA

Selama banjir, warga yang bermukim di Jalan Pemuda III itu mengaku membuat panggung untuk tidur selama air belum surut. Sri berharap adanya musibah tersebut dirinya bersama warga terdampak banjir lainnya mendapat bantuan dari pemerintah.

“Saat ini kami hidup dengan kondisi apa adanya, makan juga didapat dari bantuan relawan. Alhamdulillah masih banyak yang membantu,” bebernya.

Tercatat terdapat 31.946 jiwa yang saat ini menjadi korban banjir kali ini di Samarinda. Di mana sebelumnya korban banjir hanya 4.076 jiwa. Diketahui masih terdapat 10 kelurahan di Samarinda yang masih terendam banjir yang tersebar di 4 kecamatan, yakni Samarinda Utara, Sungai Pinang, Samarinda Ulu, dan Palaran. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Suci Surya Dewi

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close