Hard News

Satpol PP Razia Enam THM tak Berizin, Terancam Dibekukan

Satpol PP Razia, 6 THM tidak Berizin
Personil satpol PP saat mendata para pekerja wanita di THM. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Pada pukul 23.00 Wita hingga pukul 03.00 dini hari, Rabu (12/6/19), deretan mobil rotator kuning milik Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutim menyusuri Jalan Soekarno Hatta hingga Jalan Yos Sudarso I-IV. Tujuannya memeriksa beberapa tempat hiburan malam (THM) serta kafe yang kembali beraktivitas pasca Idulfitri 1440 Hijriah.

Sasaran utama aparat penegak peraturan daerah (perda) itu adalah mengingatkan waktu aktivitas serta izin operasi THM dan administrasi para pekerjanya. Aktivitas tempat hiburan itu bisa saja tak berlanjut jika terbukti melanggar aturan.

Dalam penyisiran yang melibatkan 11 personel Satpol PP tersebut, ditemukan enam THM yang kembali beroperasi.

“Menurut informasi, ada enam THM yang kembali beroperasi. Selebihnya belum buka. Tapi nanti saat mereka buka akan tetap kami lakukan penyisiran,” kata Pj Kasatpol PP Kutim, Didi Herdiansyah.

Satpol PP Razia, 6 THM tidak Berizin
Pj Kasatpol PP Kutim Didi Herdiansyah saat diwawancara awak media. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Disebut Didi, operasi itu merupakan yang pertama dilakukan jajaran Satpol PP pasca Ramadan. Agenda itu, menurut Didi, sekaligus bertujuan menertibkan perizinan THM dan mendata para pekerja wanitanya atau ladies yang masih di bawah umur.

“Dalam operasi kali ini tidak ada yang melanggar. Rata-rata para pekerjanya sudah 17 tahun ke atas. Jadi tidak ada ditemukan yang di bawah umur. Hanya soal perizinan yang bermasalah,” jelasnya.

Menurut dia, secara teknis, pemilik THM wajib memiliki dokumen perizinan, baik itu dari PTSP maupun dari Dinas Pariwisata. Dalam operasi tadi malam, enam THM yang didatangi tak memiliki izin.

“Semua dokumen perizinanya sudah mati atau kedaluarsa. Kami akan melakukan tindakan persuasif dulu. Kita berikan teguran. Seminggu dikunjungi lagi. Namun, jika pemilik THM tidak bisa memenuhi petunjuk dari tim teknis, maka kami akan memberi surat teguran hingga tiga kali. Apabila mereka tetap cuek, maka kami akan melakukan kewajiban kami selaku penegak perda,” tegas Didi. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (3 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close