HeadlineIsu Terkini

Selain Bupati Ismunandar dan Istrinya Encek UR Firgasih, Ada 13 Pejabat Lain Diamankan Saat OTT KPK

Ada yang Diamankan di Jakarta, Samarinda dan Kutim, di Antaranya Ada dari Pihak Swasta

bupati kutim ott kpk
Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Encek UR Firgasih selaku ketua DPRD Kutim adalah 2 di antara 15 orang yang terjaring OTT KPK. (Istimewa)

Akurasi.id, Samarinda – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menyeret banyak pihak. Dalam perkara itu, selain ada nama istrinya Encek UR Firgasih yang juga menjabat ketua DPRD Kutim, diketahui ada 13 orang lainnya yang turut diamankan.

baca juga: Usai Bupati Ismunandar dan Istrinya Terjaring OTT KPK, Begini Sikap Para Anggota DPRD Kutim

Dengan demikian, dalam kasus OTT dugaan kasus korupsi berupa menerima hadiah atau fee dalam proyek pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kutim itu, ada sebanyak 15 orang yang diamankan. Mereka diamankan di tiga lokasi berbeda, yakni Jakarta, Samarinda, dan Kutim.

Juru Bicara (Jubir) KPK Ali Fikri menjelaskan, jumlah orang yang diamankan di Jakarta sendiri ada sebanyak 7 orang. Dua di antaranya yakni Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Encek UR Firgasih yang juga menjabat ketua DPRD Kutim.

“Jumlah orang yang diamankan di Jakarta ada 7 orang, dan 7 orang tersebut saat ini sudah berada di gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya lewat pres rilisnya, Jumat (3/7/20) tadi.

baca juga: Rangkaian Kasus OTT KPK Terhadap Bupati Kutim Ismunandar

Sementara ini, sambung Fikri, pihak penyidik KPK juga sedang menghitung uang yang akan menjadi barang bukti dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Encek UR Firgasih.

“Saat ini tim KPK sedang menghitung jumlah uang yang nantinya akan menjadi barang bukti dalam kegiatan operasi tangkap tangan ini, di antaranya Bupati Kutai Timur dan istrinya, dan beberapa pejabat di lingkungan pemerintah Kutai Timur dan pihak-pihak lain,” tuturnya.

Pengembangan terhadap kasus OTT yang menjerat Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya dilakukan penyidik KPK tidak hanya berhenti di Jakarta saja, melainkan juga sampai ke Kalimantan Timur (Kaltim). Di Kaltim, diketahui ada 8 orang lain yang turut diamankan, yakni di Samarinda dan Kutim.

“Yang diamankan di Samarinda dan Kutai Timur ada 8 orang. Dan saat ini, sedang dilakukan pemeriksaan di Kepolisian Resort Samarinda, untuk selanjutnya dibawa ke Jakarta pada siang harinya,” ungkapnya.

Dari 8 orang yang diamankan penyidik KPK di Samarinda dan Kutim, diketahui tidak hanya berasal dari lingkup Pemerintah Kutim, tetapi juga dari kalangan swasta yang ditengarai berkaitan dengan OTT dugaan kasus korupsi berupa menerima hadiah atau fee dalam proyek pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Kutim.

“Mereka yang diamankan di Kaltim ini, terdiri dari pejabat di lingkungan Pemerintah Kutim dan pihak swasta,” sebut Fikri.

Untuk diketahui, dari hasil OTT terhadap Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Encek UR Firgasih, penyidik KPK melakukan sterilisasi terhadap sejumlah tempat di lingkup Pemerintah Kutim. Yakni, Kantor Bupati Kutim, ruang kerja Bupati Kutim, ruang kerja Sekda Kutim, dan Rujab Bupati Kutim.

baca juga: Pasca OTT KPK Terhadap Bupati Ismunandar, Kantor Bupati Kutim Tampak Sepi

Tidak hanya itu,  kantor BPKAD Kutim, ruang kerja kepala BPKAD Kutim, dan ruang kerja Kasi Perbendaharaan BPKAD Kutim turut mendapatkan penyegelan dari KPK. Ada juga kantor Bapenda Kutim, ruang kerja kepala Bapenda Kutim, dan ruang kerja Kasubbag Umum dan Kepegawaian yang juga disegel.

Instansi lainnya yang turut disegel KPK yakni kantor Dinas PU Kutim, ruang kerja Kasi Perencanaan Teknis, ruang kerja Kasi Tata Bangunan dan Lingkungan, dan terakhir ruang kerja staf Cipta Karya 2 Dinas PU Kutim. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks