Hard News

Seruduk Polres Samarinda, PMII Tuntut Oknum Polisi yang Pukul Aktivis di Pamekasan Diproses

Seruduk Polres Samarinda, PMII Tuntut Oknum Polisi yang Pukul Aktivis di Pamekasan Diproses
PMII menggelar aksi di depan Polres Samarinda atas kasus dugaan kekerasan terhadap aktivis oleh oknum kepolisian di Pamekesan. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Puluhan mahasiswa yang terhimpun dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mengelar aksi demo di depan kantor Polres Samarinda pada Senin siang (29/6/2020) sekira pukul 15.10 Wita.

baca juga: Kronologis Hangusnya 36 Kios Pedagang Pasar Segiri Pada Minggu Sore, Satu Pemadam Nyaris Terbakar

Demo itu buntut aksi tindakan represif yang dilakukan oleh oknum kepolisian terhadap kader PMII Pamekasan, saat menyampaikan aspirasi terkait permintaan penghentian penambangan ilegal, Kamis 25 Juni 2020.

Ketua PMII Cabang Samarinda, Ajie Fasila saat melakukan aksi demo menyampaikan ada 3 pernyatan sikap. Salah satunya yaitu mengutuk keras tindak kekerasan oleh aparat terhadap mahasiswa dan kader PMII.

“Dan kedua menuntut agar kepolisan menindak anggotanya yang melanggar aturan pengamanan penyampaian pendapat di muka umum sesuai Pasal 28 UUD 1945, yakni kemerdekan bersikap dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan sebagainya ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekan Menyampaikan Pendapat,” jelasnya.

Dan terhakir, lanjut Ajie, adanya aksi ini sebagai refleksi kepada anggota kepolisan agar dapat menghentikan tindakan kekerasan pada aktivis. “Sabagai kadonya kami berikan sebuah kado besar yang berisikan foto-foto tindakan aparat kepolisian yang selama ini kerap kali melakukan tindakan kekerasan kepada aktivis pendemo,” imbuhnya.

Ditemui terpisah, Kasubag Humas Polres Samarinda, AKP Anisa Prastiwi mengatakan, kepolisan menanggapi positif aksi mahasiswa hari ini, sebagai dampak dari kejadian kekerasan yang terjadi di Pamekasan.

“Jadi kami bolehkan berunjuk rasa namun dengan mengutamakan protokol kesehatan. Selain itu aksi ini sudah mendapatkan izin dari kepolisian, jadi kami kawal dengan baik agar tidak terjadi lagi aksi serupa,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close