Hard NewsHeadlineHukum

Setelah Masalah Lahan, Giliran Proyek Pembangunan Sirkuit Dibidik Kejati Kaltim

proyek pembangunan sirkuit
Kajati Kaltim Chaerul Amir membuka ruang melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi pembangunan sirkuit balap di Kutim. (Dirhan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Proyek pembangunan sirkuit balap di Kecamatan Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim), kini juga masuk dalam radar penyelidikan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim. Lantaran, dalam proyek tersebut, penyidik kejaksaan mendapati adanya sejumlah keganjilan. Selain karena memang dibangun di atas lahan yang sedang bermasalah hukum.

baca juga: Babak Baru, Kejati Tetapkan Satu Tersangka Terkait Proyek Pembebasan Lahan Sirkuit di Kutim, Rugikan Negara Rp25 Miliar

Kepala Kejati (Kajati) Kaltim Chaerul Amir mengatakan, sebelumnya, pihaknya telah turun ke lapangan untuk meninjau lokasi pembangunan sirkuit balap yang bersumber dari APBD Kutim. Hasilnya, didapatkan jika pembangunan sirkuit itu belum terwujud sepenuhnya.

“Untuk pengadaan dan pembangunan sirkuitnya, itu ada anggarannya tersendiri lagi. Tentu nanti kami akan cermati lagi. Karena berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, sirkuit itu belum terwujud,” sebut dia dalam pres rilisnya, Jumat (22/5/20).

Namun sebelum melangkah atau masuk ke kasus dugaan korupsi pembangunan sirkuit, sambung dia, Kejati Kaltim sendiri masih ingin fokus pada penyelidikan kasus pengadaan lahan untuk membangun proyek tersebut.

Apabila masalah masalah tersebut mulai terang dan telah didapatkan sejumlah pihak yang bertanggung jawab, baru Kejati Kaltim akan melanjutkan pada penyelidikan proyek pembangunan sirkuitnya.

“Kemarin, untuk pembangunan sirkuitnya belum begitu fokus kami garap. Tapi yang sudah dilakukan pemeriksaan yakni pengadaan lahannya, dan itu sudah dilakukan sebelum saya menjabat Kajati Kaltim,” katanya.

Berdasarkan data yang didapatkan wartawan Akurasi.id terhadap proyek pembangunan sirkuit balap di Kutim, diketahui kalau proyek itu telah masuk dalam LPSE Kutim pada 2017 lalu.

Paket pekerja dengan nama proyek Pengawasan Pembangunan Sirkuit Balap Motor Sangatta itu, memiliki pagu anggaran Rp1,3 miliar. Dengan waktu updet proyek tertanggal 23 Nopember-2017 sampai dengan 4 Desember-2017. Adapun untuk nilai pagu anggaran Pembangunan Sirkuit Balap Motor Sangatta, yakni sebesar Rp 43.092.500.000,00 atau R43 miliar.

Kejati Kaltim sendiri, hingga sejauh ini belum membeberkan berapa nilai secara keseluran proyek pembangunan sirkuit balap tersebut. Dengan pertimbangan, penyidik Kejati Kaltim ingin fokus terlebih dahulu mendalami kasus dugaan korupsi proyek pengadaan lahan sirkuit tersebut.

Apalagi dalam kasus pengadaan lahan itu, Kejati Kaltim telah menetapkan salah seorang tersangka. Selain itu, penyidik juga sedang mengembangkan dan mendalami siapa saja yang berperan serta dalam meloloskan proyek yang merugikan negara sebesar Rp25 miliar tersebut. (*)

Penulis/Editor: Dirhanuddin

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close