DPRD Kaltim

Sigit Apresiasi Peran Muhammadiyah Tingkatkan Mutu Pendidikan dan SDM di Kaltim

peran muhammadiyah
(Depan, posisi kedua kiri) Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sigit Wibowo mendukung peran Muhammadiyah memajukan pendidikan di Benua Etam. (Dok Humas DPRD Kaltim)

Akurasi.id, Samarinda – Wakil Ketua III DPRD Kaltim Sigit Wibowo memberikan apresiasi besar atas berbagai peran organisasi Muhammadiyah dalam memajukan pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Benua Etam –sebutan Kaltim. Terbukti dengan telah berdirinya berbagai lembaga pendidikan di berbagai kabupaten/kota di Kaltim, mulai dari pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.

baca juga: Komisi I Janji Tengahi Persoalan Dugaan Pencemaran Lingkungan Terhadap Petani Tambak Udang Desa Sepatin

Hal lain yang cukup membuat Sigit kagum dengan keberadaan Muhammadiyah, yakni komitmen lembaga tersebut dalam memajukan sektor pendidikan. Di antaranya dengan adanya peresmian dan peletakan batu pertama Gedung IR H Juanda dan Gedung Karno di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) pada Kamis (19/12/19) lalu.

Logo dprd KaltimDalam kesempatan itu, Sigit Wibowo menyampaikan, peran Muhammadiyah dalam memajukan pembangunan dan masyarakat di Tanah Air tidak bisa dinafikan. Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan terbesar di Indonesia, peran Muhammadiyah cukup penting, utamanya dalam memajukan pendidikan di berbagai wilayah di Nusantara.

“Kita tentunya sudah sepatutnya menyampaikan apresiasi dan berterima kasih kepada Muhammadiyah karena sudah berperan cukup aktif membangun Indonesia, khususnya dalam mencerdaskan masyarakat Kaltim,” ucapnya.

Sigit, sapaan karibnya, turut merasa bangga dan menyampaikan ucapan selamat dengan telah diresmikannya gedung baru Juanda serta telah dilakukannya peletakan batu pertama (groundbreaking) Gedung Bung Karno. Menurutnya, keberadaan kedua gedung itu menjadi wujud nyata komitmen Muhammadiyah memajukan pendidikan di Kaltim.

“Karena informasinya Gedung Juanda ini dibangun dengan dana internal Muhammadiyah, artinya pemerintah harus ikut berperan aktif membantu perjuangan Muhammadiyah dalam mencerdaskan anak-anak Kaltim,” serunya.

Politikus Partai PAN ini sendiri berharap, dengan berdirinya UMKT, kemudian ditambah dengan adanya gedung baru, akan semakin dapat meningkatkan SDM di Kaltim. Utamanya dalam menyongsong pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kaltim. “Kita perlu untuk segera mengejar ketertinggalan dalam artian sumber daya manusianya,” pungkas dia.

Jalannya peresmian Gedung Juanda dan peletakan batu pertama Gedung Bung Karno dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, dan Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Selain itu, turut hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur Bambang Setiaji serta Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Setprov Kaltim Yadi Robyan Noor. (*)

Penulis: Muhammad Aris
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks