CorakHeadline

Sosok Mendiang Siswadi di Mata Rusmadi: Kawan yang Baik, Dicintai Masyarakat, 4 Kali Jadi Anggota DPRD Sebagai Buktinya

Sosok Mendiang Siswadi di Mata Rusmadi: Kawan yang Baik, Dicintai Masyarakat, 4 Kali Jadi Anggota DPRD Sebagai Buktinya
Siswadi menjadi salah satu orang yang mendukung Rusmadi saat maju di Pilgub Kaltim 2018 lalu. (Dok Pribadi Rusmadi)

Akurasi.id, Samarinda – Meninggalnya Ketua DPRD Kota Samarinda Siswadi yang sangat mendadak pada Jumat (10/7/20) pukul 11.55 Wita di RSHD Samarinda, membuat kaget banyak pihak. Tak hanya masyarakat, rekan dan kerabat mendiang pun tak menyangka bahwa pria yang duduk di kursi 1 DPRD Samarinda pergi begitu cepat.

baca juga: Cerita di Balik Kisah Pilu Dhony yang Harus Menikah di Depan Jasad Ayahnya Ketua DPRD Samarinda Siswadi

Salah satuhnya Rusmadi Wongso, pria yang pernah berada satu bendera di Partai PDI Perjuangan dengan Siswadi, mengaku bahwa semasa hidup almarhum merupakan sosok yang sangat baik, dan memilki komitment yang tinggi dalam berpolitik, dan memiliki semangat juang yang tak pernah lelah.

“Terbukti saat pemilihan legislatif, beliau 4 kali terpilih, artinya masyarakat Samarinda sangat cinta dengan sosok beliau,” tuturnya.

Pria yang pernah menjabat Sekprov Kaltim itu, mengenal sosok almarhum Siswadi saat maju di Pilgub Kaltim 2018, bersama Safarudin dan Partai PDI Perjuangan menjadi partai pengsung kala itu.

“Beliau merupakan ketua DPC PDI Perjuangan pertama kali yang mengenalkan saya ke masyarakat terkait majunya saya di Pilgub Kaltim kemarin,” paparnya.

Walaupun pada Pilkada kali ini PDI Perjuangan tak sejalan dengan Rusmadi yang maju di Pilwalkot Samarinda, ia sama sekali tak pernah menyalahkan arah politik almarhum, lantaran itu masalah biasa dalam berpolitik, namun walaupun tak searah, pertemanan Rusmadi dengan Siswadi tetap berjalan dengan baik.

“Kalau berpolitik pertimbanganya itu banyak, saya juga waktu itu terlambat mengatakan maju, selesai proses penetapan barulah saya bergerak untuk maju,” ucapnya.

Saat mendiang dikabarkan meninggal, Rusmadi dan rekannya Andi Harun ikut hadir di rumah duka di Jalan Jelawat, Gang 8, Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir.

“Saya diberikan kehormatan dari pihak kelurga untuk dapat mencium wajah beliau sebagai penghormatan terhakir,” ujarnya. “Dan saat itu istri beliau Rini Gustiana meminta maaf jika selama masah hidup jika beliau memilki salah, dan saya jawab almarhum adalah orang baik, dan saya juga sudah memaafkan beliau,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close