Hard News

Suka Duka Penjaga TPS, Kerap Pulang Subuh Sampai Tak Sempat Mandi

Suasan Penghitungan Surat Suara hingga larut malam. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Suasana gempita Pemilu 2019 akhirnya usai sudah, kini tinggal menunggu penghitungan dan rekapitulasi suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk mengetahui siapa calon pasangan yang menjabat sebagai presiden dan wakil presiden. Begitu juga dengan calon anggota legislatif (caleg) DPRD kabupaten/kota, provinsi, DPR RI dan DPD RI.

Di tengah hiruk pikuk tersebut, tampak sejumlah petugas yang ikut menjaga jalannya pemungutan suara di berbagai tempat. Mulai pagi-pagi sekali, mereka datang lebih awal untuk bersiap-siap menyambut warga yang antusias untuk mencoblos.

Andi Rustan salah satunya, pria yang tinggal di Gang Family III ini juga ikutan menjaga tempat pemungutan suara (TPS). Menurut dia, sebenarnya tugas yang ia lakukan tidak terlalu melelahkan, hanya saja ada momen tertentu yang cukup menguras energinya.

“Ya capek sih tidak terlalu. Tapi capeknya tuh gara-gara suntuk tungguin kertas suara dihitung,” kisah Rustan kepada Akurasi.id, Jumat (19/4/19).

Apalagi, melipat kertas suara dan mengumumkan suara yang sah dan tidak sah juga memakan waktu yang cukup lama. “Pemilu tahun ini terasa karna banyak bangat surat suara yang dilipat, diumumkan sah dan tidak sahnya,” ceritanya.

Sementara itu, Nurdaniati (32) bercerita perjuangan dia dilakukan sejak pukul 06.30 pagi. Tugasnya mulai dari pemasangan kertas pemberitahuan dari KPU tentang calon presiden, calon legislatif dan lainnya. Belum lagi upacara dan pengucapan sumpah petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di hadapan saksi dan para pemilih.

Ia melakukan segala tugas di TPS hingga azan subuh berkumandang. Tak pelak, ia pun baru diizinkan pulang pada dini hari. “Masyaallah capeknya, sampai mau izin pulang untuk mandi saja tidak bisa karena memang sebanyak itu tugas dan kertas-kertas yang harus ditulis,” katanya.

Selama proses penghitungan suara hingga Kamis pagi, Nurda dan KPPS lainnya mengaku belum pernah pulang ke rumah. Mereka hanya beristirahat sesaat di TPS, sekadar untuk meregangkan syaraf dan otot yang mulai kaku. “Kami semua belum pernah pulang, paling istirahat sebentar itu pun bergiliran, agar proses yang lain bisa tetap berjalan,” ungkapnya.

Petugas KPPS bekerja keras mengawal pemilu 2019. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Diakui Nurda, lambannya proses rekapitulasi di TPS ini lantaran banyaknya format yang harus diisi petugas KPPS, sebelum hasil rekap dikumpul dan diserahkan ke panitia pemungutan suara (PPS). “Ini karena banyak sekali format isiannya, harus teliti, soalnya rawan kalau ada kesalahan, karena juga akan diserahkan pada sejumlah saksi,” jelas Nurda.

Ketika ditanya soal besaran honor yang diterima sebagai petugas KPPS, Nurda menjawab diplomatis. Baginya yang penting ia ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi. Ia juga ingin mencari pengalaman dalam penyelenggaraan pemilu.

“Intinya saya mau berusaha ikut berpartisipasi menyelesaikan pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawab sebagai salah satu penyelenggara pesta demokrasi, terkait besaran honor, itu soal kedua, hitung-hitung mencari pengalaman,” jawab Nurda sambil ketawa.

Di TPS 084 Gang Family ini, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01 mendapat perolehan suara sebanyak 98, sementara pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, mendapat perolehan suara sebanyak 109.

Penulis : Ella Ramlah
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (3 Reviews)

Tags

1
Tinggalkan Komentar!

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
Salman. SH Recent comment authors
newest oldest most voted
Salman. SH
Guest
Salman. SH

Terwakili suara kami ini..sebagai ketua kpps sgt menguras energi dan pastinya marah..tp selaku warga negara yg baik kami ikhlas skalipun honor g sebrpa..msh besar penghasiln sy sehari
Banyak suka dukanya..palagi baru kali ini menjadi ketua kpps..jgn ketua namanya c1 sy ga tau tb2 jd ketua..pengalamnlah yg bicara yg akhirx bs terwujd

Artikel Terkait

Lihat Juga

Close
Back to top button
Close
Close