Advetorial

Tentukan Kadar Zakat dan 1 Ramadan, Baznas Bekerjasama dengan Kemenag Gelar Rapat Koordinasi

BAZNAS BONTANG KEMENAG
Kepala Kemenag Bontang, Muhammad Isnaini (kiri) menyerahkan zakat para pegawainya kepada Baznas Bontang yang diwakili Ketuanya, Kuba Siga. (Dok Baznas Bontang)

Akurasi.id, Bontang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang bekerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Bontang menggelar Rapat Koordinasi Penetapan Kadar Zakat, Fidyah dan Hisab Rukyat Tahun 1441 Hijriah serta Sosialisasi Program Kerja Baznas Tahun 2020. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kemenag Bontang, Jalan Piere Tendean No 20 B, Bontang Kuala, Kamis (23/04/2020).

baca juga: Peduli Dampak Corona, Baznas Bantu Multivitamin Warga Binaan Lapas Bontang

Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga menjelaskan, kerja sama ini menjadi kegiatan rutin tahunan antara Baznas dan Kemenag Bontang. Lantaran penentuan kadar zakat dan 1 Ramadan menjadi sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat muslim Bontang. Di mana hasil rapat tersebut yang akan menjadi acuan bagi umat muslim Bontang untuk membayarkan zakatnya.

“Sinergi dengan pemerintah ini harus terus dilakukan. Hasilnya disampaikan ke masyarakat, agar masyarakat menjadi tenang,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut juga terdapat beberapa poin penting yang dilakukan oleh Baznas Bontang. Salah satunya memaparkan kondisi terkini perzakatan di Bontang kepada Kemenag. Seperti misalnya kondisi pendistribusian zakat di tengah wabah Covid-19 ini.

Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga (kiri) saat memaparkan kondisi perzakatan di Kota Taman kepada Kemenag dan seluruh elemen yang hadir. (Akurasi.id/Yusva Alam)

“Baznas dan lembaga-lembaga zakat di Bontang ikut berperan di tengah wabah. Kami juga ikut membantu meringankan masyarakat yang terkena dampak wabah ini,” imbuhnya.

Selain melaporkan, poin berikutnya, Baznas juga mengajak kepada unsur-unsur vital seperti MUI, tentara dan kepolisian, dan lain sebagainya untuk dapat mengembalikan zakat yang telah di kirimkan ke pusat agar dikembalikan ke Bontang.

Dikatakannya, unsur-unsur tersebut memiliki mekanisme pemotongan zakat oleh institusi pusatnya. Namun selama ini zakat tersebut belum dikembalikan ke Bontang. Pihaknya berharap dapat dikembalikan, agar dapat ikut menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di Bontang.

“Baru LAZ PT Pupuk Kaltim yang sudah mengembalikan zakat ke Bontang sebesar 70 persen,” sebutnya.

Poin berikutnya, di sela-sela rapat koordinasi tersebut, Kemenag Bontang secara simbolis melakukan penyerahan zakat profesi kepada Baznas Bontang. Total zakat yang diserahkan sebesar Rp18 juta.

“Zakat tersebut dikumpulkan oleh Kemenag Bontang dari para pegawainya setiap bulannya selama setahun ini,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Dirhanuddin

Tags

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close