Hard NewsHukum

Tersulut Rasa Cemburu, Pria di Sangkulirang Tega Menghabisi Sahabatnya Sendiri

cemburu
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku pembunuhan diancam hukuman selama 12 tahun penjara. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Salah paham berujung bui. Kalimat itu tampaknya tepat mewakili nasib AM (30).  AM yang merupakan karyawan PT HAL di Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur (Kutim), itu melarikan diri setelah menghabisi rekan kerjanya bernama Jusanto.

AM melarikan diri hingga ke Makassar, Sulawesi selatan. Namun, nasib baik tak berpihak pada AM. AM tetap dalam pengejaran, hingga Polres Kutim harus menyeberang ke Pulau Sulawesi untuk menunaikan tugas.

Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menugaskan Kasat Reskrim AKP Ferry Samodra untuk memimpin pasukan reserse, dimulai dari perjalanan ke Mamuju, Sulawesi Barat, pada Minggu (13/10/19).

MAHYUNADI

“Selain personil kami dari Polres Kutim kami berkoordinasi dengan jajaran Polda Sulsel agar membantu melakukan pengejaran terhadap pelaku AM ini,” terang AKBP Teddy Ristiawan usai melakukan konferensi pers di Mapolres Kutim, Jumat (18/10/19).

Teddy menjelaskan pembunuhan yang dilakukan AM kepada rekannya Jusanto didasari kesalahpahaman dari kedua belah pihak. Melalui kepolisian, AM menuturkan dirinya merasa jika korban memiliki rasa ketertarikan dengan istrinya. Padahal korban hanya datang bertamu ke rumah pelaku untuk berbincang-bincang dengan pelaku. Ia pun sempat adu mulut dengan korban hingga disulut api cemburu, AM mengambil sebilah badik dan taji tajam.

cemburu
Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan menggelar konferensi pers terkait kasus pembunuhan dengan korban bernama Jusanto. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Tak berselang lama, kemudian pelaku menusuk korban di tempat tinggalnya yang tak lain mes perusahaan tempat mereka bekerja. Namun, korban sempat melawan, akhirnya pelaku memukul kepala korban dengan besi batangan yang keras, barulah korban tersungkur dan AM menambahkan tusukan ke area perut. Korban pun bersimbah darah.

“Saat sudah kejadian seperti itu pelaku akhirnya kabur dari mes, AM kabur ke Makassar,” jelas Teddy.

Sementara, korban yang sudah tak sadarkan diri dan bersimbah darah sempat dibawa ke Rumah Sakit (RS) Pratama Sangkulirang, namun lantaran keterbatasan perawatan, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta. Naas korban kehabisan darah dan akhirnya meninggal.

Sementara AM yang sempat buron beberapa hari, belakangan diketahui sedang berada di Sulawesi. Polres Kutim kemudian berkoordinasi dengan jajaran Polda Sulsel. Akhirnya pelaku ditemukan di Makassar.

“Kamis malam pelaku diamankan di Makassar. Dan pukul 01.00 Wita pelaku tiba di Kutim bersama tim Reskrim,” ucap Teddy

Kini pelaku harus mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia dikenakan Pasal 351, Ayat 3, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dan Pasal 338 tentang Pembunuhan. Pelaku diancam hukuman maksimal 12 tahun. (*)

Editor: Yusuf Arafah

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close