Hard News

Tiga Rumah dan Satu Kontrakan 13 Pintu Ludes Terbakar Disiang Bolong

kontrakan
Petugas gabungan bersama warga sekitar sesaat setelah berhasil menjinakan amukan si jago merah. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Dari kejauhan, asap hitam terlihat menggumpal di langit. Suara sirine terdengar bersahut-sahutan membelah kemacetan Kota Tepian –sebutan Samarinda-. Belakangan diketahui, rupanya telah terjadi musibah kebakaran yang melanda kontrakan 13 pintu di kawasan Jalan Bung Tomo, Gang Karet, RT 15, Kelurahan Sungai Keledang, siang sekitar pukul 14.00 Wita.

Di sini, amukan si jago merah berhasil melululantahkan empat bangunan berbahan dasar kayu. Yang mana di antarnya terdapat sebuah rumah kontrakan dengan tiga belas pintu.

Baca Juga: Hanya Sarung Melekat di Badan, Kebakaran Jalan Gurami 2 Rugi Rp 200 Juta

Awalnya, kejadian ini nyaris tak terdengar. Karena waktu kejadian yang berada di akhir pekan. Membuat sejumlah besar penghuni rumah mengosongkan kediamannya.

Tapi, untung saja saat itu, ada seorang pria paruh baya yang biasa menjajakan jualan es keliling melihat kepulan asap hitam yang membumbung. Sontak, ia langsung berteriak. Untungnya tak jauh dari situ, ada sekelompok warga sedang bergotong royong mempersiapkan acara keagamaan.

Mendengar suara teriakan, seorang warga sekitar bernama Jali dibuat terkejut. Tak hanya sendiri. Pria berusia 47 tahun inilah yang sedang mempersiapkan acara nanti malam. Bersama rekannya. Jali langsung mencari titik api.

Dengan sigap, bersama belasan orang rekannya, Jali mencoba menahan laju api dengan ember dan alat seadanya. Sementara warga lain yang sudah mengetahui kejadian itu, dengan segera melaporkannya kepada pemadam kebakaran.

“Iya, kami coba sebisa mungkin untuk menahan api sampai petugas tiba,” kata Jali.

Karena menggunakan alat seadanya, warga saat itu tak mampu meredam amukan si jago merah. Hingga petugas gabungan dari Disdamkar Samarinda bersama tim relawan tiba dilokasi.

MAHYUNADI

Sedikitnya, petugas mengerahkan 10 unit tangki dan 10 mesin portable mengendalikan api. Karena akses jalan yang sempit dan titik api berada di tengah pemukiman padat penduduk, membuat petugas cukup kewalahan. Api baru mampu dipadamkan sekitar satu jam setelahnya.

Dijumpai di lokasi kejadian, Kapolsek Samarinda Seberang Kompol Suko Widodo mengatakan, akibat dari kebakaran itu, sedikitnya empat rumah dan satu bangunan kontrakan tiga belas pintu rata dengan tanah.

“Hanya kerugian materil, tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara karena arus pendek listrik. Kami juga masih terus mencari keterangan saksi untuk mengetahui penyebab pasti dari kejadian ini,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

5/5 (2 Reviews)

Tags

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close