Hard NewsHukum

Transaksi Terselubung Pengedar Narkoba yang Diringkus Polisi

Transaksi Terselubung Pengedar Narkoba yang Diringkus Polisi
Dua tersangka pengedar narkoba diamankan di Polres Bontang dengan barang bukti sabu seberat 24,43 gram. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Dalam dua hari terakhir, Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resort (Polres) Bontang mengamankan dua pelaku yang berusaha mengedarkan narkoba jenis sabu.

Pada Ahad (14/7/19) sekira pukul 15.45 Wita, Unit Opsnal Sat Resnarkoba Bontang menangkap Samuel Elvis Pasande (27). Pelaku ditangkap di Jalan Perintis, RT 01, nomor 14, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Bontang.

Penangkapan Elvis dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari warga. Dari tangan pelaku, aparat mengantongi bukti berupa tujuh poket narkotika jenis sabu seberat 5,05 gram, sebuah sedotan berujung runcing, dan sebungkus plastik klip.

Polisi juga mengamankan barang bukti seperti delapan buah plastik klip, korek gas, telepon genggam merek Samsung dan Nokia, alat hisap sabu, dan uang tunai Rp 350 ribu disertai satu resi bukti transfer. “Diduga hasil penjualan sabu,” kata Kasubag Humas Iptu Suyono, Senin (15/7/19).

Sabu tersebut didapatkan Elvis dari Samarinda. Metode pembeliannya, tersangka tidak bertemu penjual. Sabu yang diterimanya dari penjual diambil di Jalan Flores.

“Transaksinya diam-diam. Tanpa kenal dan bertemu,” ungkapnya.

Satu tersangka lainnya diamankan hari ini sekira pukul 09.30 Wita di area parkir Bontang Kuala, Jalan Kapten Piere Tendean. Awalnya ditemukan seorang pria mencurigakan. Informasi ini berasal dari warga setempat.

Tak berselang lama setelah mendapat laporan dari warga, Unit Opsnal Sat Resnarkoba Polres Bontang menangkap Rahman alias Emmang (37).

Transaksi Terselubung Pengedar Narkoba yang Diringkus Polisi
Barang bukti berupa sabu dan uang ratusan ribu ini disita polisi dari dua tersangka pengedar narkoba. (Istimewa)

“Barang bukti yang didapat dari tersangka yakni satu bungkus plastik klip berisi sabu seberat 19,38 beserta satu bungkus rokok dan satu unit handphone,” terang Suyono.

Pelaku beserta barang bukti telah diamankan polisi. Pihaknya akan melakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. “Kalau dari tersangka Emmang, belum diketahui narkoba tersebut berasal dari mana,” sebutnya.

Keduanya diduga melanggar Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara di atas lima tahun.

“Kedua pelaku tidak saling berhubungan. Mereka memiliki pasar masing-masing,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ayu
Editor: Ufqil Mubin

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close