Trending

Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Juragan Dadakan Beromzet Ratusan Juta

Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Jurangan Dadakan Beromzet Ratusan Juta
Tampak Asri terlihat memberikan makan hewan ternak yang akan dia jual sebagai hewan kurban jelang Iduladha. (Fajri/Akurasi.id) 

Melirik Bisnis Sapi Kurban Jelang Iduladha di Bontang, Lahirnya Juragan Dadakan Beromzet Ratusan Juta. Bisnis sapi kurban, memang menjadi bisnis dadakan yang mempunyai magnet tersendiri bagi masyarakat. Tawaran keuntungan besar dengan sedikit risiko dalam waktu cepat menjadi alasannya.

Akurasi.id, Bontang – Tanggal 20 Juli 2021 mendatang diperkirakan umat Islam akan merayakan ibadah Iduladha. Saat hari raya, mereka yang diberikan kelebihan rizki diperintahkan berkurban daging hewan ternak untuk membantu saudara lain yang membutuhkan. Umumnya hewan yang dikurbankan adalah sapi dan kambing.

Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban menjadi salah satu momentum penting bagi pedagang sapi untuk meraup untung. Gairah berbagi yang masih tinggi menyebabkan bisnis jual beli hewan kurban sangat bagus. Bukan hanya itu, meningkatnya penjualan sapi menjelang Iduladha hingga berlipat-lipat membuat prospek usaha penjualan hewan kurban sangat menjanjikan.

Kendati Iduladha masih sebulan lagi. Geliat pedagang kurban dadakan mulai bermunculan. Mereka membeli hewan terutama sapi di perternak kemudian menjualnya kembali dengan harga yang lebih tinggi. Di banyak tempat bisa disaksikan adanya kandang-kandang hewan kurban dadakan, tak terkecuali di Bontang.

“Sengaja saya buat kandang di sini. Biar sapi-sapinya bisa dilihat oleh orang yang lalu lalang,” ungkap Asri (35), pedagang hewan kurban persis di pinggir Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Bontang Utara, Kamis (25/06/2021).

Saat ditemui ia terlihat sibuk memberi makan puluhan ekor sapinya di lahan terbuka seluas 20 x 10 meter. Dia menyewa lahan itu seharga Rp3 juta per bulan dari tangan warga.Terlihat sesekali ia juga melayani calon pembeli yang datang dan menanyakan harga.

Rata-rata harga sapi miliknya di atas Rp15 juta. Ada yang bahkan di atas Rp 20 juta. Tergantung ukuran dan jenis sapi. Sebetulnya laki-laki 2 anak ini bukan peternak. Ia adalah petani penggarap asal Bone, Sulawesi Selatan, yang sengaja membeli dan beternak sapi untuk keperluan setiap Lebaran Haji.

Baca Juga  Wacana Nama Jalan Ataturk di DKI Berujung Protes, Begini Kronologisnya

Banyak teman-temannya yang lebih dahulu melakukan hal serupa dan sukses. Ia berharap mendapat keuntungan lebih dibanding penjualan di luar musim haji. “Tiap musim lebaran haji saya geluti ini. Hasilnya lumayan besar,” ungkapnya.

Asri mengaku sudah menggeluti bisnis itu sejak 7 tahun lalu. Kata dia, tahun 2020 lalu ia bisa meraup keuntungan hingga Rp600 juta dari penjualan sekitar 35 ekor sapi. Menurutnya itu jauh lebih sedikit jika dibandingkan tahun 2019 lalu. Di mana dia bisa meraup untung hingga miliaran rupiah.

Hal serupa juga dirasakan Gunawan (48) pedagang sapi kurban yang berada di lokasi disepanjang Jalan Pupuk Raya Kaltim, Loktuan. Prospek penjualannya lumayan besar saat tiba Lebaran Haji.

Gunawan mengatakan, sapi miliknya tidak semua berasal dari Bontang. Ada juga yang berasal dari daerah Palu, Sulawesi Tengah. Untuk sapi lokal saat ini ia hanya menyediakan 15 ekor saja. Ditanya mengenai harga hewan ternaknya itu, Gunawan mengatakan, untuk harga setiap hewan kurban dijual bervariasi. Mulai harga Rp17,5 juta hingga harga Rp25 juta. Pun harga tersebut masih harga tawar, artinya masih bisa di nego.

Baca Juga  12 Perusahaan Properti China Gagal Bayar Utang sampai US$3 Miliar

Meskipun masih dalam kondisi Covid-19, Gunawan mengaku masih optimis tahun ini animo masyarakat untuk berkurban kembali meningkat. Mengingat masyarakat Bontang dikenal sebagai masyarakat religius.

“Berkurban adalah pesan agama yang harus dilakukan jika kondisi ekonomi memungkinkan. Semoga tahun ini lebih meningkat dibanding tahun lalu,” ujarnya. (*)

Penulis: Fajri Sunaryo
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks