Trending

Kaltim Jadi Magnet Ekonomi, Kadin Pusat Soroti Kesiapan IKN dan Upaya Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19

Kaltim Jadi Magnet Ekonomi, Kadin Pusat Soroti Kesiapan IKN dan Upaya Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19
Calon Ketua Umum Kadin 2021-2026, Arsjad Rasjid saat menghadiri pelantikan Kadin Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Kaltim Jadi Magnet Ekonomi, Kadin Pusat Soroti Kesiapan IKN dan Upaya Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi Covid-19. Memulihkan ekonomi di masa pandemi ini menurut Wakil Ketua Kadin Pusat Arsjad Rasjid ibarat perang. Semua berkewajiban terlibat. Tujuannya yakni mempercepat realisasi IKN di Kaltim.

Akurasi.id, Samarinda – Dalam mempersiapkan pembangunan ekonomi khususnya menyambut Ibu Kota Negara (IKN) di Kaltim. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia saat ini berfokus melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid saat hadir dalam pelantikan Ketua Kadin Kota Samarinda, Muhammad Ridwan di Hotel Mercure pada Senin (5/4/2021).

Arsjad Rasjid menuturkan pentingnya persatuan melawan pandemi Covid-19.  Menurutnya bangsa ini tidak boleh dipecah belah. Pandemi Covid-19 bisa menjadi bahan evaluasi dalam membangun ekonomi nasional dan daerah yang lebih kuat lagi.

“Kita ini sedang perang. Kenapa perang, karena kalau kita tidak bersatu,  akan hancur. Perang apa, satu adalah perang kesehatan. Kedua, perang ekonomi. Kita lagi perang dalam pandemi. Lantaran musuhnya tidak kelihatan,” ujar Arsjad Rasjid.

Untuk itu, pria yang juga mencalonkan diri sebagai ketua umum Kadin pusat 2021-2026 ini, mengatakan, perlunya pejuang-pejuang ekonomi.

“Yang kita perlukan sekarang adalah pejuang ekonomi. Karena pemulihan ekonomi perlu didukung fondasi usaha kecil mikro dan menengah. Kalau kita punya pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) yang banyak, kita akan kuat,” tutur Arsjad.

Baca Juga  Ketinting Mancing Terbalik Dihantam Badai, Warga Guntung Nyaris Tenggelam di Tenggara Kedindingan

Dia menambahkan, ke depan sinerginya dengan Kadin Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kadin Kota Samarinda untuk mempercepat akselerasi pemulihan ekonomi Indonesia sangat diperlukan. Apalagi beragam sektor ekonomi tumbuh positif di Kaltim seperti pertambangan,  perdagangan, jasa, dan juga ekspor.

Sejumlah infrastruktur baru tersambung semakin membaik dan proyek strategis ibu kota negara memberikan kontribusi positif dalam menggerakkan ekonomi. Bila terpilih menjadi ketua Kadin pusat, dirinya menginginkan Kadin Indonesia menjadi organisasi yang inklusif dan kolaboratif dengan 4 pilar.

“Ada 4 pilar yang ingin saya katakan dibangun Kadin. 3 pilar ke luar (Kadin) dan 1 pilar ke dalam. Pertama, pulihkan ekonomi nasional dan daerah. Kedua, improve dalam kompetensi, karena sangat penting membangun infrastruktur soft,” katanya.

Kemudian, pilar ketiga yang ingin dibangun Arsjad di Kadin yaitu bagaimana membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) agar tidak terjadi sentralistis.

“Bahwa ekonomi tidak boleh sentralistis. Kita harus bicara ekonomi dimana-mana. Agar ketika ada guncangan, risikonya terbagi. Ini bukan hanya program saya tapi program kita semua,” ucapnya.

Sejauh ini, Arsjad mengklaim telah memperoleh dukungan menjadi ketua umum Kadin Indonesia sebanyak 20 provinsi. Sebagai Direktur Utama PT Indika Energy Tbk, Arsjad akan bersaing dengan Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Anindya Bakrie yang telah mengklaim mendapat dukungan suara dari 25 provinsi. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks