Trending

Kronologi Kecelakaan Maut Salebba, Bukannya Injak Rem Malah Kena Pedal Gas

Kronologi Kecelakaan Maut Salebba, Bukannya Injak Rem Malah Kena Pedal Gas
Satlantas Polres Bontang menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada kasus Kecelakaan lalu lintas di Jalan Cut Nyak Dien. (Istimewa)

Hasil penyelidikan Polisi terkait kronologi kecelakaan maut Salebba, bukannya injak rem malah kena pedal gas.

Akurasi.id, Bontang – Satlantas Polres Bontang telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada kasus Kecelakaan lalu lintas di Jalan Cut Nyak Dien, Rabu (24/2/2021) lalu, yang melibatkan seorang ibu (42) beranak satu pengendara motor dan mobil bak terbuka (pikap) angkutan bahan bangunan.

Korban terlindas mobil pikap hingga masuk ke kolong mobil dan nyawa sang ibu tidak tertolong.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Bontang, AKP Imam syafii mengungkap kronologi kecelakaan maut Salebba. Tabrakan mobil pikap dengan motor tersebut diduga akibat sopir kurang konsentrasi.

Dia menjelaskan hal tersebut membuat pengemudi kaget sehingga yang seharusnya menginjak rem ketika berpapasan dengan motor korban, malah menginjak pedal gas. Fakta itu diperkuat dengan tidak adanya jejak rem di lokasi kejadian, sehingga mengakibatkan benturan keras dan korban terseret.

“Korban sempat terseret 20 meter, kalau menurut keterangan kernet mobil yang kita jadikan saksi, sopirnya kurang konsentrasi lihat motor harusnya mengerem, tapi malah menggegas,” jelas AKP Imam di hadapan awak media, Kamis (25/2/2021).

Untuk sopir sendiri saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan dijerat Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ dalam hal kecelakaan yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000.

Baca Juga  Ketinting Mancing Terbalik Dihantam Badai, Warga Guntung Nyaris Tenggelam di Tenggara Kedindingan

“Sopirnya sudah kita amankan, ancamannya 6 tahun penjara. Karena titik tabraknya sudah jelas di posisi R2. Misalnya sopir sebelum belok sudah pakai sein, tetap harus melihat kanan kiri dan mendahulukan motor, sesuai pasal 113 UU LLAJ,” beber AKP Imam. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks