Trending

Puluhan OKP Berkumpul Jelang Musda VII KNPI Kutim, Munir Pastikan Tidak Lagi Mencalonkan Diri

Jelang Musda VII KNPI Kutim, Puluhan OKP Satu Suara, Munir: Saya Tidak Lagi Mencalonkan Diri
Ketua KNPI Kutim Munir Perda memastikan sedang menyiapkan pelaksanaan musda di Juni 2021. (Istimewa)

Puluhan OKP Berkumpul Jelang Musda VII KNPI Kutim, Munir Pastikan Tidak Lagi Mencalonkan Diri. Baik Munir Perdana dan pengurus KNPI Kutim yang lain, hanya ingin prinsip-prisip demokrasi di KNPI masih dijalankan. Serta ketaatan atas AD/ART masih dipegang teguh.

Akurasi.id, Sangatta – Rencana pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) VII KNPI Kutai Timur (Kutim) terus dipersiapkan. Semua organisasi kepemudaan (OKP) yang tergabung dalam KNPI Kabupaten Kutim pun memiliki suara senada untuk memberikan dukungan pada pelaksanaan musda di akhir Juni 2021..

Hal itu tampak dari puluhan organisasi kepemudaan, dan sejumlah Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berada di Kabupaten Kutai Timur menghadiri rapat konsolidasi di Gedung KNPI pada Minggu (13/6) malam.

Ketua DPD KNPI Kutai Timur, Munir Perdana mengatakan, bersama fungsionarisnya telah melakukan penyamaan pandangan dalam rangka menentukan arah organisasi garapan Ali Moertopo tersebut. “Alhamdulillah, hampir seluruh (OKP dan DPK) turut hadir, hingga semuanya sependapat untuk menjadi bagian dari aktor yang konstruktif demi memupuk barisan pemuda,” ucapnya.

Seperti diketahui, belum lama ini KNPI Kutai Timur menyelenggarakan Musda XIII yang diprakarsai oleh pengurus DPD KNPI Kaltim pada Minggu (6/6) yang lalu. Dalam prosesnya Felly Lung terpilih, untuk menakhodai organisasi bentukan kelompok cipayung ini.

Namun pelaksanaannya ditengarai melanggar banyak ketentuan organisasi. Karena hal itu pula, Munir menilai Ketua DPD KNPI Provinsi Kaltim Arif Rahman Hakim, telah melakukan praktek inkonstitusional sehingga berpotensi memecah belah persatuan pemuda di Kutai Timur.

“Musda KNPI Kutim sudah yang ketujuh, ya. Bukan yang ke-13. Kalau yang sudah terlaksana baru-baru ini kami tidak mengakuinya secara kelembagaan,” ujar Munir didampingi pengurusnya.

Baca Juga  Niatnya Menikmati Pantai, Warga Balikpapan Tergulung Ombak dan Ditemukan Meninggal

Selain itu, tambahnya, seluruh elemen yang terlibat dalam konsolidasi bersama telah melayangkan penolakannya secara tertulis atas pelaksanaan Musda XIII KNPI Kutim yang ‘dimotori’ pengurus provinsi pada sepekan lalu di Gedung Serba Guna, Kawasan Perkantoran Bukit Pelangi.

Senada dengan Munir, ditemui usai rapat, Ketua DPK KNPI Kecamatan Sangatta Selatan, Akbar mengungkapkan harapannya terkait musda VII haruslah dilaksanakan berdasarkan aturan-aturan organisasi yang berlaku.

“Kami DPK hanya menginginkan kaidah-kaidah organisasi betul-betul diterapkan, khususnya dalam proses berdemokrasi di KNPI. Sehingga kami tidak merasa menghianati pengetahuan dan pengalaman kami selama ber-KNPI. Ini bukan tentang siapa yang menjadi ketua KNPI nantinya. Tapi ini tentang menyelamatkan akal sehat,” ketusnya.

Dalam rapat konsolidasi itu, Munir Perdana menyampaikan, kalau dirinya tidak akan mencalonkan kembali diri menjadi ketua KNPI, dikarenakan terkendala usia yang sudah melampaui batas yang ditetapkan dalam AD/ART.

Baca Juga  Sikap Varian Delta Mewabah di Kaltim, Pemerintah: Bukan Virusnya Ditakuti, Prokesnya Diperketat

“Saya akan bersikap netral dalam pemilihan ketua KNPI nanti. Saya hanya akan memastikan pemilihan berjalan secara sportif dan sesuai ketentuan organisasi. Silahkan siapapun punya hak dan kesempatan yang sama untuk menjadi ketua, asal memenuhi kriteria yang sesuai dalam AD/ART. Tidak ada calon titipan atau sejenisnya,” tutup Munir dengan tegas. (*)

Penulis: Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks