Trending

Kios Pedagang Pasar Ramadan Diterjang Angin Kencang, Tenda hingga Tiang Roboh

Kios Pedagang Pasar Ramadan Diterjang Angin Kencang, Tenda hingga Tiang Roboh
Kondisi kios pedagang di pasar Rahmadan di Gor Segiri Samarinda yang ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Kios Pedagang Pasar Ramadan Diterjang Angin Kencang. Tenda hingga tiang roboh. Kejadian ini sempat membuat pedagang kebingungan berjualan

Akurasi.id, Samarinda – Hujan deras dan angin kencang yang menerjang Kota Samarinda pada Rabu Sore (28/4/2021) 14.30 Wita. Kejadian ini menyebabkan kios yang berada di pasar Ramadan kawasan Gor Segiri Samarinda mengalami kerusakan.

Terlihat sejumlah tenda beberapa pedagang porak-poranda akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi selama satu setengah jam itu.

Salah satu pedagang bernama Suci yang terdampak mengatakan, saat hujan dirinya masih berada di jalan dan bersiap menyiapkan dagangannya. Namun sesampainya di pasar Ramadan, penjual ayam bakar itu dikejutkan dengan kiosnya yang telah berhamburan.

“Saya baru sampai tapi keadaan kios sudah berantakan, terpalnya udah terbang tak tahu ke mana. Tapi Alhamdulillah belum sempat jualan, jadi kerugian tak ada,” jelas Suci saat ditemui, Rabu (28/4/2021).

Saat masih berada di luar, Suci memang memiliki firasat bahwa derasnya hujan dan angin kencang akan membuat kiosnya yang terbuat dari terpal dan spanduk bakal mengalami kerusakan. Atas kejadian itu mengaku terganggu lantaran menunggu perbaikan selesai.

“Harusnya sudah buka, tapi ini kan masih diperbaiki, kemungkinan jualannya hari ini tak banyak seperti hari-hari kemarin,” tutupnya.

Baca Juga  Mafia Tambang Ilegal di Kukar Menggila, Gubernur dan Bupati Dianggap Masa Bodoh, Kepolisian Diminta Tak Diam

Selain itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda Erham Yusuf mengatakan, setidaknya ada 6 tenda kios pedagang di pasar Ramadan yang roboh akibat hujan deras disertai angin kencang.

“Posisinya memang tenda yang roboh ini terletak sebelah paling ujung dekat jalan raya, saat angin masuk melalui sela-sela lorong, tenda ikut beterbangan terikut angin kencang dan sebagian tiang-tiang juga ikut roboh,” jelas Erham.

Setelah selesai hujan pihaknya pun langsung melakukan perbaikan, agar para pedagang dapat kembali berjualan.

“Dari pihak Event Organizer (EO) sudah kita minta secepatnya melakukan perbaikan, sedangkan bagi para pedagang yang sudah berjualan kita alihkan ke tenda lain yang kosong,” ungkapnya.

Baca Juga  Bukannya Silaturahmi Saat Idulfitri, Pria di Balikpapan Malah Rusak Fasilitas Masjid

Atas kejadian itu, aktivitas pedagang dan para pembeli sempat terganggu namun tak memakan waktu lama, lantaran jam berbuka puasa masih memiliki waktu 2 jam lebih.

“Namanya juga musibah kita tak tahu, tapi intinya dari kejadian ini ada solusi bagi para pedagang yang terkena imbas,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan 

Editor: Rachman Wahid

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks