CorakRagamTrending

Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes

Ruang Isolasi RSUD Penuh, Warga Bontang Diminta Patuhi Prokes
Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Bontang membuat ruang isolasi penuh. RSUD Taman Husada pun membuka ruang isolasi baru di lantai 4 gedung RSUD. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Terus meningkatnya jumlah kunjungan pasien Covid-19 di RSUD Taman Husada Bontang membuat ruang isolasi RSUD penuh. Pihak RSUD Taman Husada Bontang pun membuka ruang baru di lantai 4 yakni ruang cempaka, sebagai ruang isolasi tambahan.

Akurasi.id, Bontang – Naiknya jumlah kunjungan pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang membuat ruang isolasi Covid-19 penuh. Oleh karena itu, pihak RSUD membuka ruang baru di lantai 4 yakni ruang cempaka sebagai ruang isolasi tambahan.

“Kapasitas ruang utama isolasi Covid-19 RSUD 16 ruangan dan sudah diisi 15 pasien. Satu ruangan lagi dalam tahap perbaikan. Sehingga kami menambah ruang isolasi di lantai 4 gedung RSUD yang dapat menampung 10 pasien, saat ini terdapat 1 pasien yang dirawat di ruang cempaka tersebut,” jelas Kepala Bidang Keperawatan RSUD Taman Husada Bontang Sri Hartatriwati saat ditemui Akurasi.id, di RSUD Taman Husada, Rabu (6/1/2021).

Baca Juga  Jaringan Internet Akan Mati Mulai 24-30 September 2021, Berikut Faktanya!

Di lain sisi, Wakil Direktur (Wadir) Pelayanan Medik RSUD Taman Husada Bontang Toetoek Pribadi Ekowati menjelaskan, ruang cempaka sudah didesain sedemikian rupa agar tidak menggangu dan mempengaruhi kenyamanan pasien lain.

“Ruangan di cempaka itu sebelumnya menggunakan AC, tetapi karena di ubah menjadi ruang isolasi Covid-19 jadi untuk sementara tidak menggunakan AC, karena ruangan tersebut harus bertekanan negatif, sedangkan di sini belum ada alat untuk itu. Jadi untuk saat ini menggunakannya kipas untuk menyejukkan ruangan,” ucap wanita yang akrab disapa Tutuk tersebut.

Tutuk menjelaskan, seberapapun ruangan yang disiapkan untuk masyarakat yang terpapar, tidak akan cukup selama masyarakat tidak berusaha untuk menekan dan masih tidak sadar untuk menjaga diri agar jangan sampai terpapar Covid-19 ini.

Baca Juga  Jaringan Internet Akan Mati Mulai 24-30 September 2021, Berikut Faktanya!

“Jadi penting untuk masyarakat selalu mengedepankan dan memprioritaskan protokol kesehatan (Prokes), menjaga kesehatan, menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar, tidak bepergian keluar rumah atau daerah kalau memang tidak ada keperluan. Ini semua untuk membantu menekan penyebaran Covid-19 di kota Bontang,” pungkasnya.

Sebagai informasi, menurut data infografis Covid-19 yang dirilis Tim Gugus Tugas Covid-19 Bontang, di Kota Taman hingga Rabu (6/1/2021) memiliki jumlah kasus aktif mencapai 269 kasus. Rinciannya 49 pasien menjalani perawatan, sementara pasien yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 220 pasien. Untuk pasien Sembuh sebanyak 1.644 orang. Dengan angka kesembuhan ialah 84,45 persen.

Sedangkan, untuk kasus meninggal tercatat 34 atau 1,8 persen dari keseluruhan kasus. Berdasarkan infografis, empat kelurahan masih menjadi zona merah. Terdiri dari Belimbing, Gunung Elai, Loktuan, dan Api-Api. Status zona merah disandang karena di area tersebut terdapat 20 atau lebih kasus aktif. (*).

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks