Trending

Jelang Idulfitri, Forkopimda Gelar Patroli Gabungan, Warga Dilarang Takbiran Keliling

Jelang Idulfitri, Forkopimda Gelar Patroli Gabungan, Warga Dilarang Takbiran Keliling
patroli gabungan penegakan protokol kesehatan (Prokes) serta pembagian masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Jelang Idulfitri, Forkopimda gelar patroli gabungan, warga dilarang takbiran keliling. Imbauan ini diingatkan oleh Pemkot Bontang, Dandim, dan Kapolres

Akurasi.id, Bontang – Kegiatan patroli gabungan penegakan protokol kesehatan (Prokes) serta pembagian masker dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19 di Bontang digelar Selasa (11/5/2021) sore.

Dalam patroli yang dimulai di Tugu Selamat datang tersebut, beranggotakan Forkopimda, TNI, kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Satpol PP Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase menjelaskan, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan monitoring terkait H-1 pelaksanaan Hari Raya Idulfitri, agar berjalan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari Pemerintah Pusat. Dan juga dalam rangka mencegah penularan sekaligus penurunan covid-19 di Kota Bontang.

“Dan juga saya ingatkan untuk tidak menggelar takbir keliling dan pas Lebaran tidak ada halalbihalal,” jelas Basri saat ditemui di Tugu Selamat Datang Bontang.

Selain itu, tujuan dari pembagian masker ini agar mengingatkan kembali kepada masyarakat Bontang tentang pentingnya Prokes.

“Alhamdulillah dari pantauan kami, masyarakat Bontang sebagian besar sudah taat terhadap protokol kesehatan. Rata-rata tadi sudah menggunakan masker,” ungkapnya.

Baca Juga  Kemenkeu Bakal Pungut Pajak Pendidikan, Ini Rinciannya

Sementara itu Komandan Kodim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda menambahkan, mengingat sudah H-1 sebelum Lebaran, pihaknya juga memantau situasi dan kondisi di kalangan masyarakat.

“Alhamdulillah tingkat kedisiplinan masyarakat sudah mulai baik. Harapan kami hingga nanti Lebaran bisa mengikuti aturan yang telah ditentukan oleh Pemkot Bontang, seperti tidak takbiran keliling. Sementara untuk salat Id nanti maksimal 50 persen dari batas kapasitas mesjid,” beber Dandim.

Sementara Kapolres Bontang, Hanifa Martunas Siringoringo menyampaikan terkait larangan untuk takbiran keliling akan ditegaskan untuk Bontang agar tidak ada yang melakukan hal tersebut. Jika kedapatan, pihaknya akan memberikan teguran dan mengarahkan agar takbiran di mesjid saja.

“Tentu ini dilakukan agar mengurangi kerumunan yang berlebihan. Kami akan berikan pemahaman ke masyarakat melalui Bhabinkamtibmas, Kapolsek daerah masing-masing untuk mematuhi surat edaran dari menteri agama. Itu sudah ada diatur terkait takbir keliling ditiadakan hanya di mesjid saja. Jadi kami imbau masyarakat mengikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah pusat,” pungkas Kapolres. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    OK No thanks