Hard News

Truk Pengangkut Sampah Terguling, Diduga Ini Penyebabnya

Truk Pengangkut Sampah Terguling, Diduga ini Penyebabnya
Truk pengangkut sampah milik DLH terguling di Jalan Soekarno-Hatta (Eks Jalan Flores), Kelurahan Bontang Lestari. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Satu unit truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang ditemukan terguling di Jalan Soekarno-Hatta (eks Jalan Flores), Kelurahan Bontang Lestari, Senin (10/6/19) pagi. Truk yang memuat sampah tersebut sedang berjalan dari arah kota menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bontang Lestari.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, penyebab tergulingnya truk tersebut diduga lantaran sang supir mengalami kelelahan saat bertugas. Pasalnya, sejak sebelum Idulfitri hingga pasca lebaran, sang supir sibuk mengangkut sampah, baik dari masyarakat maupun sisa-sisa banjir beberapa waktu lalu.

Namun saat dikonfirmasi, DLH belum bisa memastikan secara penuh apakah penyebabnya karena sopir kelelahan atau ada penyebab lain.

“Karena posisi yang bersangkutan mulai mengangkut sampah sudah pukul 05.15 Wita. Sedangkan [pengangkutan sampah] biasanya [dimulai] pukul 03.00 Wita,” terang Topan Kurnia, Kepala Bidang Kebersihan DLH Bontang.

Jumlah petugas yang bertugas di trus saat itu sebanyak tiga orang. Terdiri dari dua kru dan satu sopir. Kejadian tersebut terjadi sekira pukul 07.30 Wita. Saat truk terguling, sontak saja sampah-sampah yang diangkut berserakan di jalanan.

Usai kejadian, truk beserta sampah yang berhamburan di jalanan langsung dibawa ke TPA Bontang Lestari. Bagian bak dan badan truk tersebut mengalami ringsek yang cukup parah. Kaca truk pun pecah dan berceceran di jalanan.

“Kondisi truk masih bisa diperbaiki. Karena bagian mesinnya masih aman,” tukasnya.

Akibat kejadian ini, sopir dan seorang kru mengalami luka-luka ringan. Sementara salah satu kru bernama Ismail, mengalami luka berat akibat terlempar dari atas truk. Sehingga dia harus dilarikan ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Sampai saat ini yang bersangkutan masih harus dirawat inap di RSUD.” terangnya.

Dikonfirmasi soal kabar jika Ismail mengalami patah rahang, dirinya menyebut hal tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil CT Scan dan keterangan dokter, rahang Ismail mengalami keretakan. Tidak sampai patah. Setelah dilakukan foto rontgen, rahang yang bersangkutan tidak harus dilakukan operasi.

“Untuk sementara ketiganya kami diistirahatkan sampai kondisinya pulih kembali. Biaya pengobatannya juga sudah ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Karena semua petugas kebersihan DLH sudah didaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya. (*)

Penulis: Bambang Al-Fatih
Editor: Ufqil Mubin

4.7/5 (3 Reviews)

Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close