Hard NewsHeadline

Tujuh Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah

Tujuh Rumah Ludes Dilahap Si Jago Merah
Petugas Disdamkartan saat melakukan pemadaman di lokasi kebakaran. (Disdamkartan for Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Di tengah kekhusyukan menjalankan ibadah puasa Ramadan pada siang hari, tiba-tiba warga Bontang Baru dan sekitarnya dihebohkan dengan munculnya si jago merah dari salah satu rumah warga di Jalan D.I Panjaitan, Gang Piano 1, RT 04, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Ahad (26/5/19).

Kejadian ini bermula sekira pukul 11.32 Wita. Berdasarkan informasi tersebut, para satria biru–julukan pemadam kebakaran–pun bergegas melakukan pemadaman di lokasi kejadian dengan menurunkan tiga unit armadanya. Mereka dibantu fire rescue dari Badak LNG dan Pupuk Kaltim.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Muhammad Yani dalam keterangan persnya menjelaskan, penyebab terjadinya kebakaran diduga akibat aktivitas membakaran sampah yang dilakukan pemilik rumah kontrakan di lahan kosong berukuran kurang lebih 4×4 meter yang posisinya berada di samping rumah.

Menurut Yani, pemilik kontrakan tersebut sudah diingatkan warga agar tidak membakar sampah. “Namun karena tak diindahkan, tak berselang lama api langsung merembet dan membesar hingga membakar rumah semi permanen,” tuturnya.

Saat proses pemadaman, terdapat seorang bapak yang berlari ke dekat petugas dan meminta bantuan agar dapat menyelamatkan anaknya yang masih berada di rumah. Tanpa berfikir panjang, petugas pun mendobrak pintu rumah tersebut.

Namun saat diperika, posisi anak sudah terlebih dahulu diselamatkan warga setempat. “Setelah kurang lebih empat jam, api baru bisa dipadamkan,” terangnya.

Atas kejadian ini, kata Yani, beberapa kerugian yang ditimbulkan di antarannya tujuh rumah ludes, satu rumah rusak ringan, dua unit motor hangus terbakar, serta terbakarnya jok satu unit vespa.

Sementara itu, satu warga harus dilarikan ke rumah sakit lantaran kebanyakan menghirup asap dan satu warga harus mendapatkan perawatan lebih lanjut karena kakinya sobek akibat terkena seng saat membantu petugas.

Berdasarkan data yang dihimpun Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Pemberdayaan Masyarakat, total korban dari kebakaran ini sebanyak 14 jiwa dan lima kepala keluarga. (*)

Penulis: Bambang Al-Fatih
Editor: Ufqil Mubin

5/5 (2 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close