HeadlineIsu Terkini

Updet Covid-19 Kaltim: Sepekan Relaksasi, Pasien Positif Meledak hingga 30 Kasus

Kebanyakan dari Pekerja Perusahaan, Hasil Banyak Didapatkan Lewat Pemeriksaan Mandiri

30 kasus pasien positif
Pasien Covid-19 Kaltim meningkat drastis dalam waktu sepekan terakhir atau sejak pemberlakuan relaksasi tahap III. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Sepekan sejak diumumkan kebijakan relaksasi tahap III Covid-19, penambahan kasus terkonfirmasi positif justru melonjak drastis. Pada Minggu (5/7/2020) ini saja terdapat penambahan 30 kasus pasien terkonfirmasi positif.

Baca juga :Pasien Positif Covid-19, PDP, ODP, dan OTG Dipastikan Tetap Bisa Nyoblos di Pilkada Serentak 2020

Kepastian itu disamapaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, Minggu sore tadi. Dia menjelaskan dari 30 kasus pasien terkonfirmasi positif pada hari ini, tersebar di dua kabupaten/kota yakni Kutai Timur (Kutim) 19 kasus, dan Balikpapan sebanyak 11 kasus.

“19 kasus pasien positif asal Kutim dengan kode KTM52 laki-laki 37 tahun, KTM59 wanita 29 tahun dan KTM63 laki-laki 47 tahun merupakan OTG warga Kutim yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga,” ungkapnya.

Sedangkan KTM53 laki-laki 58 tahun merupakan OTG warga Kutim yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga. Kemudian ada KTM54 laki-laki 56 tahun merupakan OTG warga Kutim yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga.

“Lalu ada KTM55 laki-laki 30 tahun, KTM57 laki-laki 36 tahun, KTM58 laki-laki 60 tahun, KTM60 laki-laki 31 tahun, KTM65 laki-laki 22 tahun, KTM67 laki-laki 32 tahun, KTM68 laki-laki 21 tahun dan KTM70 laki-laki 22 tahun yang ber KTP di luar Kaltim merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga,” paparnya.

Selanjutnya KTM56 laki-laki 30 tahun merupakan OTG warga Jawa Timur yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga. Dan KTM61 laki-laki 38 tahun warga Balikpapan dan KTM62 laki-laki 30 tahun warga Kutim merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga.

“Selanjutnya KTM64 laki-laki 30 tahun warga Banten dan KTM69 laki-laki 33 tahun warga Balikpapan merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga. Dan KTM66 laki-laki 49 tahun warga Balikpapan merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RSUD Kudungga,” terangnya.

Sedangkan 11 kasus pasien positif asal Balikpapan dengan kode BPN218 laki-laki 34 tahun, BPN219 laki-laki 22 tahun, BPN220 wanita 27 tahun, BPN224 wanita 28 tahun dan BPN 225 Laki-laki 61 tahun merupakan warga Balikpapan serta BPN221 laki-laki 44 tahun warga PPU, merupakan OTG kontak erat (rekan kerja) BPN145, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

“Kemudian ada BPN222 laki-laki 25 tahun warga Sulawesi Selatan merupakan kasus OTG yang kontak erat dengan BPN175, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan. Dan BPN223 laki-laki 43 tahun warga Bandung, merupakan kasus OTG yang kontak erat (rekan kerja) BPN203, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan,” terangnya.

Selanjutnya BPN226 laki-laki 36 tahun warga Balikpapan merupakan OTG yang kontak erat dengan (rekan kerja) BPN184 dan BPN185, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan. Dan BPN227 laki-laki 26 tahun warga Jawa Timur merupakan ODP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan.

“Tambahan pasien positif lain yakni BPN228 perempuan 32 tahun warga Balikpapan, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan dengan RDT reaktif, kasus di rawat di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close