Isu Terkini

Untung – Rugi Bisnis Travel Dampak Hadirnya Bandara APT Pranoto

Untung - Rugi Travel Dampak Hadirnya Bandara APT Pranoto
Hadirnya Bandara APT Pranoto membawa keberkahan tersendiri bagi Iwan Travel. (Yusva Alam/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Kehadiran Bandara Internasional APT Pranoto di Samarinda dianggap membawa keberkahan bagi warga Bontang. Karena lokasinya yang lebih dekat, sehingga tak perlu lagi jauh-jauh ke Balikpapan untuk terbang ke luar daerah. Berbeda dengan para pengusaha travel, sebagian merasa diuntungkan dan sebagian lagi justru merasa dirugikan.

Iwan Travel, salahsatu usaha travel di Bontang yang merasa diuntungkan dengan hadirnya Bandara APT Pranoto tersebut. Iwan Setiawan Nugraha sang pemilik mengaku senang dengan hadirnya bandara di Samarinda. Pasalnya, sejak diresmikan sampai saat ini pendapatan usahanya mengalami peningkatan.

Dari 9 unit yang dimilikinya, rata-rata perhari sebanyak 7 unit berangkat ke Samarinda dan 2 unit menuju Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan. Sekali keberangkatan, per unitnya mampu meraup sekira Rp 450 ribu. Sehingga pulang pergi mampu meraih sekira Rp 900 ribu.

“Kalau lagi ramai, dalam sehari supir saya bisa 2 kali PP Bontang-Samarinda,” imbuhnya.

Karena dekatnya jarak dan pendapatan yang tidak berbeda jauh dengan saat mengantar penumpang ke Bandara Balikpapan, dianggap Iwan memberikan keuntungan bagi usahanya.

Untung - Rugi Travel Dampak Hadirnya Bandara APT Pranoto
Warga Bontang tak perlu capek lagi untuk melakukan penerbangan ke luar daerah. Karena jarak tempuh bandara yang lebih dekat. (ist)

Selain itu, keuntungan lainnya pun dibeberkannya. Di antaranya spare part mobil jauh lebih awet, ganti oli bisa lebih lama daripada biasanya, serta supir dan penumpang tidak lagi keletihan karena jarak tempuh yang lebih dekat.

“Kami pun menambah jadwal keberangkatan. Sebelumnya hanya jam 6 pagi dan 10 malam, sekarang ditambah jam 9 pagi. Jadwal ini sudah hasil kesepakatan bersama seluruh asosiasi travel se-Bontang,” beber Iwan.

Saat ini penumpangnya lebih banyak yang menuju Samarinda dibanding Balikpapan. Biasanya yang menuju Bandara Sepinggan hanya penumpang dengan penerbangan pagi. Sedangkan di Samarinda untuk yang penerbangan antara jam 8 pagi sampai sore.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan Win Travel, yang justru merasa rugi dengan hadirnya Bandara APT Pranoto. Dikatakan Guntur Saputra, Pemilik Win Travel, dari segi hitungan pendapatan Ia justru merugi. Karena sekali berangkat ke Samarinda hanya mampu menghasilkan pendapatan sekira Rp 450 ribu. Sedangkan pulangnya, jarang sekali mendapatkan penumpang. Berbeda dengan keberangkatan menuju Bandara Balikpapan. Sekali perjalanan PP Ia mampu meraih pendapatan sekira Rp 1,5 juta.

“Kalau di Balikpapan, pulangnya kami selalu mendapatkan penumpang. Sehingga bisa menghasilkan keuntungan lebih,” ujarnya.

Saat ini diakuinya, para pelanggannya masih banyak yang menuju Balikpapan daripada Samarinda. Keberangkatan menuju Samarinda, rata-rata perharinya hanya 2 unit saja.

“Kami juga mengikuti hasil rapat asosiasi travel se-Bontang, menambah jadwal keberangkatan. Yaitu jam 10 pagi. Untuk menampung penumpang yang ingin berangkat ke Samarinda,” pungkasnya. (*)

Penulis: Yusva Alam
Editor: Yusva Alam

5/5 (1 Review)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close