HeadlineIsu Terkini

Updet Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Melonjak di New Normal, Terbanyak di Balikpapan

Banyak di Antara Pasien Positif Pekerja yang Pulang dari Kampung Halaman

Terbanyak di Balikpapan
Jumlah pasien Covid-19 di Kaltim mengalami peningkatan di masa new normal. (Ilustrasi)

Akurasi.id, Samarinda – Sejak pasien pertama di Kaltim dinyatakan terkonfirmasi positif corona atau Covid-19 pada pertengahan Maret lalu, kini menginjak bulan ketiga pasien positif terus bertambah di Kaltim. Pada Sabtu (27/6/2020), pasien terkonfirmasi positif di Kaltim bertambah 11 kasus, dan terbanyak berada di Balikpapan sebanyak 8 kasus.

Baca juga: Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Bertambah 1, Jumlah PDP Tambah 13 Kasus

Updet Covid-19 Kaltim: Bertambah 9 Pasien, Kasus Positif di Kaltim Capai 503 Orang

Penambahan kasus terkonfirmasi positif disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim, Andi Muhammad Ishak, kepada awak media Sabtu sore tadi.

Andi menjelaskan, penambahan kasus terkonfirmasi positif berada 4 kabupaten/kota yakni, Samarinda, Kabupaten Paser, Kutai Timur dengan masing-masing 1 kasus. Sedangkan di Balikpapan berjumlah 8 kasus.

“1 kasus pasien asal Kutim dengan kode KTM49 laki-laki 38 tahun merupakan PDP warga Jawa Timur dengan keluhan demam, batuk, sesak nafas dan pada foto toraks didapatkan gambaran pneumonia, kasus dirawat di RSUD Kudungga sejak tanggal 18 Juni 2020,” ucapnya.

Sedangkan 1 kasus pasien asal Kabupaten Paser dengan kode PSR27 wanita 46 tahun, merupakan OTG warga Paser yang kembali dari Makassar, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

“Sedangkan 1 kasus pasien asal Samarinda dengan kode SMD66 laki-laki 45 tahun merupakan kasus OTG pelaku perjalanan dari Makassar yang bekerja di Samarinda dan akan kembali ke Makassar. Kasus di rawat di Rumah sakit Karantina Bapelkes,” ungkapnya.

Sedangkan 8 kasus pasien asal Balikpapan dengan kode BPN163 laki-laki 36 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Tengah yang berkunjung ke Balikpapan dan akan melakukan perjalanan Kembali ke Jawa Tengah, kasus dirawat di RS Siloam. BPN164 laki-laki 40 tahun merupakan kasus OTG warga Jakarta yang akan kembali bekerja di Balikpapan, kasus dirawat di RS Pertamina.

“Selanjutnya BPN165 laki-laki 37 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Tengah yang bermukim di Balikpapan dan merupakan kontak erat (rekan kerja) dari BPN 149, kasus dirawat di RS Pertamina. Kemudian BPN166 Laki-laki 35 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang akan melakukan perjalanan ke Jakarta, kasus dirawat di RS Pertamina,” bebernya.

Selanjutnya BPN167 laki-laki 22 tahun merupakan kasus OTG warga Jawa Barat yang bermukim di Balikpapan dan merupakan kontak erat (rekan satu lingkungan tempat tinggal) BPN 148 dan BPN 149, kasus dirawat di RS Pertamina. BPN168 laki-laki 37 tahun merupakan kasus OTG warga Lampung yang bermukim di Balikpapan dan merupakan kontak erat (rekan kerja) BPN 124, kasus dirawat di RS Pertamina.

“Selanjutnya BPN169 laki-laki 29 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang kontak erat (rekan kerja) dengan BPN 145, kasus dirawat di RS Pertamina, dan terakhir BPN170 laki-laki 37 tahun merupakan kasus OTG warga Balikpapan yang melakukan pemeriksaan sebagai persyaratan untuk kembali bekerja, kasus dirawat di RS Pertamina,” tuturnya.

Dengan demikian jumlah kasus pasien terkonfirmasi positif berjumlah 494 kasus, sedangkan kasus dengan jumlah terbanyak berada di Balikpapan dengan total 170 kasus, disusul Kukar 68 kasus, dan Samarinda 66 kasus. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close