Corak

Usai Ditanami Pohon Pisang, Dinas PU Kutim Perbaiki Jalan Desa Mata Air dan Bukit Permata

Desa Mata Air dan Bukit Permata
Dinas PU menerjunkan alat berat untuk perbaiki kondisi jalan berkubang yang diprotes warga dengan cara ditanami pohon pisang. (Dok Dinas PU Kutim)

Akurasi.id, Sangatta – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur (Kutim) respons cepat protes warga yang menanam pohon pisang atas kerusakan jalan penghubung Desa Mata Air dan Desa Bukit Permata, Kecamatan Kaubun.

baca juga: Jalan Rusak Ditanami Pohon Pisang, Akibatkan Perekonomian Warga Lumpuh

Sebelumnya, warga memilih menanam pohon di tengah jalan, akibat adanya kerusakan jalan di Kecamatan Kaubun. Bahkan kondisi jalan yang penuh kubangan sudah banyak membuat pengendara kesulitan melintasinya.

Tak sampai 24 jam, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim melalui Dinas PU setempat langsung menurunkan alat berat untuk memperbaiki kerusakan jalan tersebut.

Bupati Kutim Ismunandar menyampaikan, dirinya sudah meminta Dinas PU bekerja sama dengan Forum multi stakeholder dan corporate social responsibility (MSH-CSR) untuk menangani masalah jalan tersebut.

Pihak perusahaan di ring satu dan dua membantu memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya ditanami pohon pisang oleh warga setempat. Dalam siaran pers yang diperoleh, tim PU dan MSH-CSR langsung intens berkoordinasi dengan perusahaan di Kaubun untuk cepat melakukan aksi tanggap dalam perbaikan jalan.

“Saya harap, seluruh perusahaan bisa responsif ketika ada masalah yang menimpa warga. Segera perbaikan jalan ditindaklanjuti. Itu menyangkut akses masyarakat agar dapat normal kembali,” tegas Ismu, Jumat (17/01/20).

MAHYUNADI

Orang nomor satu di Kutim itu menyebut, sudah mendapat laporan terkait alat berat yang diturunkan untuk mengerjakan jalan yang disebut-sebut sempat terhenti. Bahan material tanah untuk melapisi kondisi jalan yang rusak diperbaiki. Tidak hanya itu, perwakilan dari Dinas PU dan perusahaan sudah berada di lapangan memantau langsung.

“Sudah ada, alat berat dikerahkan untuk mengatasi kerusakan jalan. Pihak perusahaan yang sudah membantu perbaikan jalan ada dari PT GAM dan PT Telen,” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas PU Kutim Aswandini Eka Tirta mengatakan, terkait pengerjaan jalan penghubung dua desa di Kecamatan Kaubun itu, Aswan menyebut sedang diproses. “Ya, dalam proses pengerjaan,” tutupnya. (*)

Editor: Yusuf Arafah

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close