Hard NewsHukum

Usai Tabrak IRT hingga Tewas, Sopir Truk Melarikan Diri

Sopir Truk
Kendaraan roda dua yang digunakan Hartati saat ini tengah diamankan Unit Laka Lantas Polresta Samarinda. (Dok Polresta Samarinda)

Akurasi.id, Samarinda – Naas menimpa nasib seorang ibu rumah tangga, saat sedang melaju di jalur poros Tenggarong – Samarinda, Rabu (5/12/19) sore kemarin, sekitar pukul 17.30 Wita. Ia diketahui bernama Hartati yang usianya telah menginjak angka 54 tahun. Saat itu Hartati sedang membonceng anaknya bernama Murkalah yang masih berusia 14 tahun.

Baca Juga: Niat Lepas Baling-Baling yang Terlilit, ABK Malah Tenggelam, Korban Belum Ditemukan

Pada waktu kejadian, keduanya diketahui hendak menuju kediaman keluarganya Jalan M Said, Kecamatan Sungai Kunjang. Namun sayang, ajal berkata lain. Belum sempat sampai tujuan, ketika memasuk Jalan P Suryanata, Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu, tepatnya setelah tempat pembuangan akhir (TPA) bukit pinang, motor Yamaha Mio KT 5360 OU yang digunakan Hartati disenggol truk roda enam berwarna merah saat menyalip keduanya dari bagian sebelah kanan. Seketika, keduanya langsung tersungkur di jalanan.

Melihat kejadian ini, warga dan pengendara yang melihat sempat memberikan pertolongan dan membawa keduanya ke Rumah Sakit Samarinda Central Medika (SMC). Sayang, dalam perawatan medis, nyawa Nurjanah tidak dapat tertolong, yang diduga mengalami pendarahan cukup hebat, di salah satu organ vitalnya.

Melihat Nurjanah tersungkur bersama anaknya, sopir truk yang belum diketahui identitasnya itu, sempat turun dari kendaraannya dan diminta untuk menuju ke Rumah Sakit SMC. Namun, saat perhatian warga terpusat kepada si ibu dan anak, sopir truk langsung mengambil langkah seribu, dan menghilang entah ke mana.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Samarinda Kompol Erick Budi Santoso, melalui Wakasat Lantas Polresta Samarinda AKP Noordhianto menjelaskan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan olah TKP serta menghimpun keterangan sejumlah saksi.

MAHYUNADI

“Kami masih lakukan penyelidikan,” singkat polisi berpangkat balok tiga ini.
Terkait truk roda enam yang ikut terlibat dalam kecelakaan itu juga masih dilakukan pencarian. Noordhianto melanjutkan, saat ini telah meminta tiga orang saksi atas kecelakaan di awal Desember ini.

“Ada tiga yang kami mintai keterangan, yang jelas kami masih menggali informasi lainnya untuk melacak sopir truk yang melarikan diri,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close