HeadlinePolitik

Usai Terima SK Rekom Golkar, Mahyunadi-Kinsu Umumkan Juga Rekom PKB dan PAN

Sudah Kantongi 10 Kursi, Siap Kembangkan Layar Menuju Pilkada Kutim 2020

Usai Terima SK Rekom Golkar, Mahyunadi-Kinsu Umumkan Juga Rekom PKB dan PAN
Pasangan Mahyunadi-Kinsu berfoto bersama dengan Ketua DPD I Golkar Kaltim Rudi Mas’ud usai menerima SK sebagai calon kepala daerah dari Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto. (Dok Tim Mahyunadi)

Akurasi.id, Sangatta – Langkah Calon Bupati Kutim dan Wakil Bupati Kutim Mahyunadi-Lulu Kinsu dalam menatap Pilkada Serentak 2020 kian mantap. Hal itu menyusul keluarnya Surat Keputusan (SK) DPP Partai Golkar yang mengusung keduanya di Pilkada Kutim 2020 pada Minggu (12/7/20) hari ini.

baca juga: Catat!! Program Beasiswa hingga Stimulasi Pendidikan bagi Pelajar Akan Diprioritas Mahyunadi Jika Jadi Bupati Kutim

Pemberian surat rekomendasi atau rekom itu diterima langsung Mahyunadi-Lulu Kinsu dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Jakarta. Rekom itu diterima Mahyunadi-Lulu Kinsu bersama calon kepala daerah lain di Indonesia.

Untuk di Kaltim, ada 5 kabupaten/kota lain yang juga telah diumumkan DPP Partai Golkar mendapatkan rekom calon kepala daerah di Pilkada 2020. Kelima daerah itu yakni Berau, Kutim, Bontang, Balikpapan dan Mahulu.

Untuk di Kutim sendiri, semula ada dua kandidat kuat yang memperebutkan rekomendasi DPP Partai Golkar, yakni Mahyunadi dan Kasmidi Bulang. Keduanya sama-sama merupakan kader Partai Golkar yang sama-sama mempunyai andil dalam membesar partai tersebut di Kutim.

Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kutim, Budiman Hading menyebutkan, bahwa sesuai informasi yang dia terima dari berbagai sumber, bahwa DPP Partai Golkar telah menunjuk pasangan Mahyunadi-Kinsu (Makin) sebagai calon bupati dan wakil bupati di Pilkada Kutim 2020.

“Ini harus diterima secara legowo dan berbesar hati. Keputusan ini mungkin ada parameter-parameter tertentu yang dinilai DPP Partai Golkar (sehingga memutuskan mengusung Mahyunadi-Kinsu),” ujarnya, Minggu (12/7/20) malam.

Sementara Mahyunadi melalui pesan singkatnya mengucapkan syukur atas SK rekomendasi yang diterimanya langsung dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Ia bersama tim juga sudah mempersiapkan langkah-langkah ke depan setelah mengantongi rekomendasi tersebut. Terutama koalisi partai untuk bersama-sama berjuang dalam pesta demokrasi ke depan.

“Selain Golkar, kami juga sudah mengantongi SK PAN dengan tiga kursi dan PKB dengan satu kursi. Jadi sudah ada 10 kursi yang kita miliki. Cukup untuk mendaftar ke KPU Kutim. Namun, kami tak menutup partai lain bila ada yang mau bergabung bersama kami dalam mengubah Kutai Timur menjadi lebih maju,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Mahyunadi merupakan kader tulen yang dimiliki Partai Golkar. Di partai berlambang beringin itu, Mahyunadi merintis karir dari tingkat paling bawah. Selain itu, Mahyunadi tercatat sebagai ketua DPD II Golkar Kutim. Jabatan itu bahkan dipercayakan kader Partai Golkar selama 2 periode berturut. Di tingkat DPD I Golkar Kaltim, Mahyunadi dipercayakan sebagai wakil ketua setelah tidak menjabat ketua DPD II Golkar Kutim.

Artinya, keputusan DPP Partai Golkar untuk memberikan rekom kepada Mahyunadi sebagai calon bupati Kutim sudah menjadi sebuah keputusan yang cukup tepat. Apalagi semasa menjabat ketua DPD II Golkar Kutin, Mahyunadi sukses membuat Golkar di daerah itu menjadi partai besar yang disegani. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Ditambahkan: Dirhanuddin
Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close