Corak

Ustadz Das’ad: Warga Lapas Bontang Hendaknya Memperbanyak Taubat

Ustadz Das'ad: Warga Lapas Bontang Hendaknya Memperbanyak Taubat
Ustadz Das’ad Latif berfoto bersama Wakil Walikota Bontang Basrie Rase dan pengurus Lapas Kelas III Bontang setelah menyampaikan tausiah di hadapan warga binaan. (Hermawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Bontang – Sebanyak 1.109 warga binaan antusias mengikuti tablig akbar yang digelar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bontang, Selasa (9/7/19). Acara yang bertemakan “hijrah itu keren” dipandu Ustadz Das’ad Latif. Penceramah  kondang ini memberikan motivasi dan siraman rohani untuk warga binaan.

Kepala Lapas Kelas III Bontang, Heru Yuswanto, mengatakan, kegiatan ini merupakan program pembinaan untuk warga binaan. Tujuannnya untuk membangkitkan kesadaran sebagai umat Islam.

Kata dia, sudah selayaknya setiap orang mempelajari dan memahami makna hijrah. “Hijrah yang dimaksud tak semudah dengan pengucapannya. Sebuah pengakuan seorang hamba Allah yang mengakui dosa,” ujarnya.

Kehadiran Ustaz Das’ad dapat memberikan pencerahan kepada warga binaan. Selain itu, kegiatan ini bermaksud menyampaikan niat baik pengelola lapas kepada warga binaan. Karena itu, setiap nasehat diharapkan dapat menyentuh hati warga binaan.

“Saya berterima kasih kepada Ustadz Das’ad Latif  yang bisa hadir di sini. Mudah-mudahan apa yang disampaikan dapat bermanfaat bagi kita semua,” harapnya.

Dalam ceramahnya, Ustaz Das’ad, menyebut, warga binaan yang masuk penjara belum tentu hina. Dia mencontohkan Nabi Yusuf As yang dijebloskan di penjara lantaran difitnah. Tetapi saat dipenjara, beliau tak pernah memprotes Allah.

“Yang bisa menjadikan hina ketika kalian berada di penjara yakni kalian masih menjual narkoba, belum melaksanakan salat lima waktu, bahkan belum bertaubat. Makanya perbaiki salatmu. Saat orang tua datang menjenguk minta maaflah pada mereka,” imbuhnya.

Dia berpesan, warga binaan tidak boleh mencari celah untuk kabur dari penjara. Pembinaan di lapas mesti jadikan tahapan bertaubat, berubah ke arah yang lebih baik, dan menjemput hidayah Allah.

“Allah hanya ingin melihat kamu sabar. Karena mudah bagi Allah mengeluarkan kamu dari penjara. Jalan terbaiknya yakni sabar. Perbanyak kalimat innalillahi wa innaa ilaihi raaji’un. Insyaallah tenang. Tetap berbaik sangka pada Allah,” sarannya. (*)

Penulis: Hermawan
Editor: Ufqil Mubin

4.7/5 (7 Reviews)
Tags

Artikel Terkait

Tinggalkan Komentar!

avatar
Back to top button
Close
Close