Hard NewsHukum

Waduh, Demi Dapatkan Stamina dan Relaksasi Kerja, Pegawai Honor Dinas PUPR Samarinda Pakai Sabu

pegawai
Panji saat diamankan Satreskoba Polresta Samarinda akibat perbuatannya sebagai pengguna sabu sejak 2017 silam. (Dok Polresta Samarinda)

Akurasi.id, Samarinda– Nama baik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali tercoreng. Hal ini dikarenakan salah satu pegawainya yang masih berstatus honorer dibekuk Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polresta Samarinda pada Senin (25/11/2019) lalu.

Pria berusia 31 tahun itu diketahui bernama Panji Asmoro Pamungkas. Ia bekerja sebagai salah satu pegawai honorer di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda. Ia bekerja mengabdikan diri sejak 2014 silam. Karena berstatus sebagai staf teknis pengawas lapangan, akhirnya membuat Panji tergiur untuk mengonsumsi barang haram tersebut sejak 2017 lalu.

Baca Juga: Sungai Perak Semakin Tercemar, Warga Menjerit Meminta Bantuan Air Bersih

Dari pengakuannya kepada polisi, Panji mengatakan kalau jadwal pekerjaannya di lapangan sedang menumpuk. Maka dia sebelumnya akan membeli barang haram tersebut di salah satu lokasi di Jalan Kesehatan, Kecamatan Sungai Pinang. Tak hanya sekali. Setelah pekerjaan selesai. Panji biasa mengonsumsinya kembali untuk sekedar relaksasi.

“Jadi dia sudah punya jadwal kerja dan bisa memperkirakan kapan harus beli (sabu) dan tidak,” ucap Wakasat Resnarkoba Polresta Samarinda melalui Kanit Sidik Resnarkoba Ipda Syahrial Harahap.

Jika pekerjaan sedang padat. Dalam kurun waktu sepekan Panji biasa menggunakan dua hingga tiga kali. Sedangkan kalau pekerjaan sedang longgar. Panji biasa tidak menggunakannya sama sekali.

“Makanya itu, dia mengaku kalau tidak menggunakannya setiap hari,” imbuhnya.

Dari informasi yang diterima, saat diamankan polisi berseragam sipil. Panji diketahui sedang berada di Jalan Pelita, Kelurahan Temindung Permai, Kecamatan Sungai Pinang, tepatnya di depan Hotel Temindung.

Keberadaannya di depan hotel kelas melati itu dikarenakan, Panji sedang menunggu rekannya untuk kembali menggunakan sabu yang telah dibelinya.

“Sebelumnya dia (Panji) sudah pakai. Datang ke sana (Hotel Temindung) dia mau pakai lagi bareng temannya,” tambahnya.

Dari tangan Panji polisi berhasil mengamankan dua poket sabu dengan total berat 0,67 gram yang disimpan di tas yang ia bawa. Dan satu lagi di dalam kotak rokok yang disimpannya di saku celana.

“Dia beli seharga 350 ribu di tempat langganannya di sekitar Jalan Kesehatan,” tambah Harahap.

MAHYUNADI

Sementara itu, saat awak media coba mengkonfirmasi Panji secara langsung, namun, pria berkepala plontos itu enggan menjawab dan hanya menutupi wajahnya.

Kini, pria yang berdomisili di Jalan KH Samanhudi, Gang Annur 1, Nomor 9, Kecamatan Pelita itu, harus mendekam di balik jeruji besi.

Apapun alasannya, namun hukum tak berlaku surut. Panji harusmempertanggungjawabkan apa yang diperbuatnya. Polisi mengenakan Pasal 112, 114, dan 127 KUHP siap menjerat si honorer PU Samarinda, dengan masa hukuman lima tahun kurungan badan. (*)

Penulis : Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

Tags
Show More

Tinggalkan Komentar!

avatar

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close