Hard NewsHeadlineHukum

Waduh, Ketahuan Selingkuh, Pasangan Lesbi di Samarinda Cekcok Rebutan Harta Gono-Gini

Waduh, Ketahuan Selingkuh, Pasangan Lesbi di Samarinda Cekcok Rebutan Harta Gono-Gini
IH dan RN saat dilakukan mediasi di FKPM Pelita, Minggu (2/8/2020). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Heboh. Pasangan sesama jenis alias lesbi di Samarinda, saling rebutan harta gono-gini, penyebabnya lantaran hubungan mereka yang telah lama di jalin pupus di tengah jalan. Penyebabnya diduga karena salah satu dari pasangan lesbi itu ketahuan selingkuh.

baca juga: Duduk Perkara Tiga Pelajar Kukar Nekat Rampok Toko Emas, Lantaran Diiming-imingi Uang Rp50 Juta

Awal mula terjadinya perselisihan antara kedua perempuan sesama jenis atau lesbi yakni RN (27) dan IH (26) karena salah satu di antara mereka memiliki kekasih yang lain. Lantaran saling kecewa, keduanya pun terlibat aksi saling berebut harta dan barang yang sebelumnya saling diberikan.

Percekcokan kedua pasangan tersebut akhirnya berakhir dengan mediasi di yang ditengahi oleh Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Pelita di Jalan Lambung Mangkurat.

Salah satu pasangan sesama jenis tersebut IH (26) mengaku, jika permasalahan hubungan itu dikarenakan dirinya dan pasangannya cemburu lantaran sama-sama memiliki selingkuhan.

“Dia enggak terima karena saya selingkuh, saya dulu kerja di dunia malam, jadi pasti ada punya laki-laki, kalau dia malah sama tante-tante, ya saya enggak mau,” ucap IH saat ditemui usai menyelesaikan mediasi.

Ia juga mengakui bahwa dirinya dan pasangannya dulu pernah memiliki usaha bersama di bidang salon kecantikan, namun karena kesibukan keduanya usaha tersebut tak berlangsung lama.

Ia juga mengatakan bahwa niat pada awalnya hanya ingin mengambil barang-barang pribadinya yang ada di kos RN pasangan sesama jenis IH yang berada di kawasan Sungai Kunjang, namun RN meminta dirinya mengembalikan sejumlah uang yang ia gunakan bersama-sama untuk membayar cicilan motor.

Merasa diminta, ia pun balik meminta sejumlah barang yang pernah ia beri kepada RN yaitu 3 buah handphone yang ia beli dan diberikan pada RN, kakak RN dan ibu RN.

Dikonfirmasi di tempat yang sama, Ketua FKPM Kelurahan Pelita, Marno Mukti mengatakan, dalam kasus ini pihaknya melakukan penyelesaian dengan melakukan mediasi dan mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Permasalahannya itu karena barang IH yaitu motor, kasur, dan beberapa alat rumah tangga lainnya di tahan oleh RN, dan mereka bersepakat IH akan mengganti rugi motor dengan cara dicicil,” sebut Marno saat memediasi pada Minggu malam (2/8/2020).

“Begitupun sebaliknya, RN akan menjual barang yang diberikan IH yaitu 3 buah HP yang nantinya akan menutupi sisa pembayaran ganti rugi barang-barang yang di minta RN,” tambahnya.

Terkait kasus ini, Marno mengaku telah menyelesaikan permasalahan kedua pihak, kendati demikian ia berharap agar pasangan sesama jenis ini tak didapati lagi, ditambah dengan pasangan sesama jenis yang tidak diperbolehkan oleh hukum negara.

“Dengan kasus ini semoga bisa jadi pelajaran bagi masyarakat, selain itu memang pasangan sesama jenis memang di larang di negara kita,” pungkasnya. (*)

Penulis : Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks