Hard NewsHeadlineHukum

Waduh, Ojol di Samarinda Nekat Mencuri Lantaran Takut Dicerai Istri Setelah Pakai Uang Dapur Buat Judi Online

Waduh, Ojol di Samarinda Nekat Mencuri Lantaran Takut Dicerai Istri Setelah Pakai Uang Dapur Buat Judi Online
Deni (30) saat diamankan di Polsek Sungai Pinang, Kamis (13/8/2020). (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Samarinda bernama Deni (30) nekat melakukan aksi pencurian di salah satu kos-kosan di lantai dua yang berada di Jalan Gatot Subroto, Gang Pipit, Kelurahan Pelita, Kecamatan Sungai Pinang pada Rabu malam (12/8/2020) sekitar pukul 22.30 Wita.

Baca juga: Duduk Perkara Pencurian Mobil di Sangatta yang Terlibat Aksi Ugal-Ugalan hingga Tabrakan Beruntun

Sebelum melakukan aksinya, pelaku sempat datang ke kos-kosan tersebut pada pagi hari saat mengantarkan pesanan sembari mengintai lokasi.

“Hingga pada malam hari sekitar jam 22.30 Wita, pelaku datang ke kos-kosan tersebut, dari sandal yang berada di depan kos, pelaku mencari korban wanita yang berada sendiri,” jelas Kapolsek Sungai Pinang AKP Rengga Puspo Saputro, Kamis (13/8/2020).

Lanjut AKP Rengga, dengan bermodalkan pisau, gunting, dan lakban, pelaku kemudian mengetuk salah satu pintu, namun saat korban melihat pelaku membawa senjata tajam, korban pun mendorong pintu dan melawan sambil berteriak maling.

“Lantaran takut di tangkap warga, pelaku pun mengurungkan niatnya dan turun meninggalkan korban, hingga meninggalkan motornya yang ia taru di bawah kos-kosan,” ucapnya.

Hingga akhrinya saat pelaku berada di depan gang, ia sudah di tunggu warga, pelaku pun sempat mengacungkan pisau, agar warga sekitar tak menangkapnya. Namun lantaran jumlah warga yang banyak, pelaku berhasil diamankan.

“Mendapatkan laporan warga, anggota kami yang piket langsung datang ke TKP dan mengamankan pelaku, dan barang bukti berupa pisau, sebab pelaku sempat diamuk masa,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan Deni, dirinya nekat mencuri lantaran takut diceraikan sang istri, sebab uang modal ojek online yang diberikan istrinya untuk kebutuhan dapur, telah ia habiskan untuk berjudi online.

“Totalnya Rp1,5 juta saya habis buat judi online. Yang pertama Rp500 ribu, ketahuan istri namun istri saya berpesan jangan diulang, dan tak lama kedua kalinya saya ulangin lagi. Uang istri saya Rp500 ribu saya pakai lagi, hingga akhirnya istri saya berpesan sampai ketiga kalinya mengancam menceraikan saya,” tuturnya.

Lantaran Deni takut diceraikan sang istri, timbul lah niatnya untuk melakukan pencurian, untuk menggantikan uang yang telah ia pakai akibat kalah judi online.

“Saya kecanduan judi online, sempat berhenti 5 tahun lalu, tapi gara-gara teman saya main judi online saya kembali kecanduan,” terang Deni.

Kini pelaku diamankan di Polsek Sungai Pinang atas tindakannya. Akibat perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 363 UU Darurat tentang Percobaan Pencurian Dengan Senjata Tajam, dengan ancaman 5 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Enable Notifications    Ok No thanks