Hard NewsHukum

Waduh, Pasutri Asal Sangatta Ini Nekat Menjadi Pengedar Narkoba

pasutri
Pasangan suami istri Suhaimi dan Khalifah bakal menghabiskan sebagian hidupnya di dalam tahanan lantaran kedapatan memiliki dan mengedarkan narkotika oleh Polres Kutim. (Dok Polres Kutim)

Akurasi.id, Sangatta – Sepasang suami dan istri (pasutri) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bernama Suhaimi dan Khalifah bakal menjalani kehidupan rumah tangga di balik jeruji besi. Kedua warga Jalan Margo Santoso II, Sangatta Utara, itu diciduk petugas Polres Kutim lantaran terbukti memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu.

Baca Juga: Diduga Cemarkan Nama Baik, Wabup Kutim Laporkan Tiga Pejabat Pemerintah

Kasat Reskoba Polres Kutim Iptu Chandra Buana menjelaskan, terungkapnya kasus itu berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, jika terdapat aktivitas mencurigakan di salah satu lapangan di Jalan Margo Santoso II, Sangatta Utara, Rabu (8/1/20) malam lalu.

Dari hasil penyelidikan itu, petugas Satreskoba mendapatkan Suhaimi sedang hendak mengambil sesuatu di lapangan tersebut. Mendapati aktivitasnya dilihat orang, Suhaimi dengan sigap membuat sesuatu yang baru saja dia ambil ke sebuah tiang pemancar atau Base Transceiver Station (BTS).

Polisi yang mendapati itu dengan singap juga langsung mengamankan Suhaimi. Petugas kepolisian juga kemudian memeriksa barang yang dibuang Suhaimi. Alhasil, setelah barang itu didapatkan dan diperiksa, polisi mendapati jika paketan itu adalah satu poket sabu yang telah ditimbang seberat 0,66 gram.

“Kami ketemu tersangka di Jalan Margo Santoso II. Saat itu, tersangka sedang berdiri di tepi jalan. Saat didekati polisi, tersangka langsung menghindar dan membuang sesuatu ke tiang BTS di sekitar lokasi dia berdiri. Begitu diperiksa ternyata yang dibuang sabu,” beber Chandra, Jumat (10/1/20).

Dari lokasi tersebut, polisi meminta tersangka menunjukkan rumahnya untuk dilakukan penggeledahan lanjutan. Di rumah tersangka pun ditemui seorang perempuan yang diketahui bernama Khalifah, yang tidak lain adalah istri Suhaimi. Mirisnya, dari hasil pemeriksaan terhadap istri tersangka, ternyata Khalifah pun ternyata terlibat dalam urusan barang haram tersebut.

MAHYUNADI

“Di dalam rumah tersebut ditemukan plastik klip yang biasa menjadi kemasan sabu dan timbangan digital mini, semuanya sudah diamankan sebagai barang bukti,” jelasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum, pasutri tersebut kemudian digelandang ke Mako Polres Kutim untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut, termasuk untuk mendalami barang haram yang berhasil diamankan dari tangan kedua tersangka.

“Tersangka Suhaimi dan Khalifah, sudah diamankan. Pasutri ini dijerat Pasal 114 Ayat (1) juncto Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman lima tahun pidana kurungan dan denda Rp1 miliar,” pungkasnya. (*)

Editor: Dirhanuddin

Tags

Leave a Reply

Artikel Terkait

Back to top button
Close
Close